Ragam Hoaks Catut Nama Mahkamah Internasional, Simak Daftarnya

Hoaks bisa menyerang berbagai lembaga dunia tak terkecuali Mahkamah Internasional. Hoaks ini menyebar melalui media sosial.

Diterbitkan 07 Januari 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyerang berbagai lembaga dunia tak terkecuali Mahkamah Internasional. Hoaks ini menyebar melalui media sosial.

Lalu apa saja hoaks catut nama Mahkamah Internasional? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Video Ini Bukan Sidang Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI di Mahkamah Internasional

Video yang diklaim sebagai sidang kasus tewasnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Mahkamah Internasional beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan di Facebook pada 16 Desember 2020.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan suasana sidang di Mahkamah Internasional. Akun Facebook itu kemudian mengaitkan video tersebut dengan sidang kasus tewasnya 6 laskar FPI di Mahkamah Internasional.

"6 LASKAR FPI DI MAHKAMAH INTERNASIONAL

Kasus polisi & fpi bisa di bawa ke mahkamah internasional," tulis akun Facebook hasibuan_mukmin.

Konten yang disebarkan akun Facebook itu telah 136 kali ditayangkan dan mendapat 4 komentar warganet.

Lalu benarkah video tersebut? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Artikel Mahkamah Internasional Sebut Ijazah Jokowi Asli

Beredar di media sosial postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Januari 2026.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Breaking News: The International Court Declared Joko Widodo's Diploma Genuine"

Akun itu menambahkan narasi:

"Buahahahaha....modelan TERMUL JONGOS TKA TIONGKOK kek gini mana pernah bisa berargumen.

Postinganye aye skak terus kabooorr...auto d hapus!!! SKAK MAD!!!"

Lalu benarkah postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.