Kumpulan Hoaks yang Beredar Sepekan, Ada yang Mencatut Menkeu Purbaya

Cek Fakta Liputan6.com mengungkap 6 hoaks yang beredar dalam sepekan, apa saja ragamnya? Simak artikel berikut ini.

Diterbitkan 10 November 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Penyebaran informasi palsu atau hoaks terus menjadi tantangan serius di era digital, terutama dengan kecepatan arus informasi melalui media sosial. Dalam sepekan terakhir, berbagai klaim menyesatkan kembali beredar luas, mencakup beragam topik yang menarik perhatian publik.

Cek Fakta Liputan6.com secara rutin melakukan penelusuran dan klarifikasi terhadap informasi-informasi yang diragukan kebenarannya. Upaya ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan, kerugian finansial, hingga perpecahan di tengah masyarakat.

Verifikasi informasi adalah langkah krusial sebelum menyebarkannya lebih lanjut. Dari hasil penelusuran terbaru, teridentifikasi beberapa hoaks yang beredar di media sosial dalam sepekan terakhir yang patut diwaspadai agar tidak menjadi korban disinformasi.

 Agar tidak terjebak hoaks, simak daftar berikut ini.

1. Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Ayam Tahun Anggaran 2025

Beredar postingan klaim tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ayam tahun anggaran 2025. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 1 November 2025.

Dalam postingan terdapat sebagai berikut:

"🐥 𝙋𝙧𝙤𝙜𝙧𝙖𝙢 𝙋𝙚𝙢𝙚𝙧𝙞𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙏𝙖𝙝𝙪𝙣 𝘼𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖 𝟮𝟬𝟮𝟱 , 𝘽𝘼𝙉𝙏𝙐𝘼𝙉 𝘽𝙄𝘽𝙄𝙏 𝘼𝙔𝘼𝙈 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙈𝘼𝙎𝙔𝘼𝙍𝘼𝙆𝘼𝙏 𝙄𝙉𝘿𝙊𝙉𝙀𝙎𝙄𝘼 𝙆𝙃𝙐𝙎𝙐𝙎𝙉𝙔𝘼! 𝙄𝙣𝙛𝙤 𝙅𝙚𝙣𝙞𝙨-𝙟𝙚𝙣𝙞𝙨 𝘽𝙞𝙗𝙞𝙩 𝘼𝙮𝙖𝙢 𝘿𝙞 𝘽𝙖𝙜𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚 𝟯𝟴 𝙥𝙧𝙤𝙫𝙞𝙣𝙨𝙞 𝟰𝟭𝟲 𝙠𝙖𝙗𝙪𝙥𝙖𝙩𝙚𝙣 𝟳.𝟮𝟴𝟴 𝙠𝙚𝙘𝙖𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙎𝙚𝙡𝙚𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙛𝙩𝙖𝙧 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙞𝙗𝙞𝙩 𝙖𝙮𝙖𝙢, 𝙠𝙡𝙞𝙠 𝙡𝙞𝙣𝙠 𝙩𝙖𝙪𝙩𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙚𝙙𝙞𝙖,

https://daftaronline.jattusi.com/

𝙩𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙣𝙛𝙖𝙖𝙩 ✌🙏"

Unggahan turut menyertakan gambar poster dengan tulisan sebagai berikut:

"PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2025

BANTUAN BIBIT AYAM

- DOC (DAY OLD CHICK)

- PAKAN TERNAK

- IMUNISASI DAN PELATIHAN BETERNEK MODAL USAHA"

Postingan urut menyertakan tautan pendaftaran yang jika diklik muncul link sebagai berikut:

https://daftaronline.jattusi.com/?fbclid=IwY2xjawN6YbxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETEydG54UlNweXk2OHRTak51c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHu4fqw8WgJA-RBJancWhEcwaEA8Py5j-Mrb7OQA2seQJ8-n6be4g78Q7GePe_aem_TjNCGncjICSVRYQQ_A7MDA

Ketika link dibuka, mengarah pada pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama dan nomor telegram.

Benarkah klaim tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan bibit ayam? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

 

2. Soimah Bagikan Bantuan Rp 100 Juta Hanya Dengan Susun Kata di Facebook

Beredar di media sosial postingan Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat video Soimah berbicara sebagai berikut:

"Assalamualaikum saya Ma'e Soimah Pancawati dengan video ini saya ingin menyampaikan kabar gembira bagi siapa saja yang melihat. Dengan video saya ingin membagikan dana bantuan sebesar 100 juta rupiah bagi siapa saja yang bisa menjawab pertanyaan dalam video dan jawaban dikirim di messenger dan ini beneran bukan hoaks benar-benar resmi"

Video itu disertai dengan narasi:

"𝗥𝗘𝗭𝗘𝗞𝗜 𝗞𝗔𝗠𝗨 𝗛𝗔𝗥𝗜 𝗜𝗡𝗜 𝘽𝘼𝙂𝙄 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝗕𝗜𝗦𝗔 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗔𝗪𝗔𝗕 𝗞𝗨𝗜𝗦 𝗗𝗜𝗕𝗔𝗪𝗔𝗛 𝙄𝙉𝙄 𝘼𝙆𝘼𝙉 𝙈𝙀𝙉𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏𝙆𝘼𝙉 𝙃𝘼𝘿𝙄𝘼𝙃 𝙐𝘼𝙉𝙂 𝙏𝙐𝙉𝘼𝙄 𝘿𝘼𝙍𝙄 𝙎𝘼𝙔𝘼 IMBOK SEKARANG....."

Lalu benarkah postingan Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini....

 

3. Video Menkeu Purbaya Beri Bantuan Modal Usaha

Beredar postingan di media sosial klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bantuan modal usaha. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 27 Oktober 2025.

Dalam postingan terdapat tulisan:

"SEPESIAL ACARA PROGRAM GIVE AWAY PURBAYA YUDHI SADEWA ☬⁠)"

Sedangkan narasi pada video sebagai berikut:

"Salam sejahtera bagi kita semua, kami selaku pihak lembaga Kementerian Keuangan ingin menyampaikan sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan atau membuka usaha dengan adanya program bantuan modal usaha ini yang disalurkan Kementerian Keuangan senilai 200 triliun

Kini anda sudah bisa mewujudkan mimpi anda menjadi orang sukses di masa depan"

Benarkah klaim video Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bantuan modal usaha? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Hoaks Berikutnya

4. Link Pendaftaran Bantuan Budidaya Ikan Air Tawar

Beredar postingan klaim tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ikan air tawar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 November 2025.

Dalam postingan terdapat tulisan sebagai berikut:

"PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2025. Bertujuan meningkatkan Kesejatraan Masyarakat dan meningkatkan hasil Panen terutama pada bidang Perikanan kami Mengajak seluruh Masyarakat untuk bekerjasama demi kemajuan Negara kita serta mengurangi angka kemiskinan melalui bidang Perikanan INDONESIA BISA IND."

Unggahan turut menyertakan gambar poster dengan narasi sebagai berikut:

"BANTUAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR OLEH PEMERINTAH

KRITERIA PENERIMA BANTUAN

- Petani atau kelompok tani

- Memiliki kolam atau wadah budidaya

- Berencana melakukan budidaya ikan air tawar

- Bersedia mengikuti bimbingan teknis

BANTUAN INI BERLAKU SAMPAI BULAN DESEMBER"

Postingan ini menyertakan tautan pendaftaran yang jika diklik muncul sebagai berikut:

https://bantuan-budidayak1.infoku.blog/?fbclid=IwY2xjawN1WF1leHRuA2FlbQIxMABicmlkETFyZ2NUTEJpSjVyejJPUW4xAR4IkteVHLTQeDj_YYHy8nNaDy3h0iNTa6VOiY6j_o5L5o0QHgWr-12u9Z90bQ_aem_x7Rtx1gPOX-excfB-8LYyA

Benarkah klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan budidaya ikan air tawar dari pemerintah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam daftar berikut ini......

 

5. Link Pendaftaran Seleksi Anggota Baznas Masa Kerja 2025-2030

Beredar postingan di media sosial klaim tautan pendaftaran seleksi anggota Baznas masa kerja 2025-2030 yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 28 Oktober 2025.

Dalam postingan terdapat tulisan:

"Kementrian Agama Membuka Seleksi Calon Anggota Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Untuk Masa Kerja 2025 2030.

Segera Bergabung dengan cara klik link di bio Pendaftaran geratis Yang Tersedia di"

Unggahan turut menyertakan gambar berisi narasi sebagai berikut:

"Kemenag Buka Seleksi Calon Anggota Baznas Periode 2025-2030,

Sila Daftar di sini!

Info pendaftaran ada di bio

Penempatan sesoal domisill

Seluruh proses bersifat transparan, objektif, dan tidak di pungut biaya."

Postingan ini menyertakan tautan pendaftaran yang jika diklik muncul link sebagai berikut: https://daftaronllinesekarang.nijiii.com/?fbclid=IwY2xjawNz08VleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFMTDBGYzl1eUV2WjVYQ0tuAR5ut3c70DfvD-pmRhyVL1C33TjR-Rjy-YsdHJ46TPqRF92LN5jDmRJO2UMk2Q_aem_wEEoIZ9Zaeg5Y6AKB_7w_Q

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram.

Benarkah klaim link pendaftaran seleksi anggota Baznas masa kerja 2025-2030? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

6. Artikel Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika Jika Jokowi Presiden Lagi

Beredar di media sosial postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut jika Jokowi menjadi presiden lagi 2029 maka ekonomi Indonesia melebihi Amerika. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Luhut Binsar Panjaitan: Jika Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029 Saya Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika. Berita Viral Hari ini".

Akun itu menambahkan narasi:

"Indonesia Bisa Melebihi Amerika...Jika Jkw Diwakili Gibran 2029"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut jika Jokowi menjadi presiden lagi 2029 maka ekonomi Indonesia melebihi Amerika? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halam halaman berikut ini......

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.