Liputan6.com, Jakarta- Fenomena penyebaran hoaks di media sosial terus menjadi tantangan serius yang meresahkan masyarakat. Dalam sepekan terakhir, Cek Fakta Liputan6.com telah menemukan berbagai hoaks dengan beragam tema, mulai dari isu program bantuan palsu hingga manipulasi informasi politik.
Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap pengguna internet agar tidak mudah terprovokasi atau ikut menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Agar tidak terpengaruh, kita juga perlu mengetahui hoaks yang berdar.
Berikut daftar hoaks yang beredar dalam sepekan.
Advertisement
1. Kemenkes Dukung Program Kondom Gratis Bagi Mahasiswa
Beredar di media sosial postingan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendukung program kondom gratis bagi mahasiswa. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 28 September 2025.
Dalam postingannya terdapat foto dengan logo Kemenkes disertai narasi:
"Kemenkes Dukung Program Kondom Gratis Untuk Mahasiswa/i Semester 4 ke Atas”
Akun itu menambahkan narasi,
"Alih-alih dukung program kesehatan gratis untuk masyarakat, ini dukung kondom gratis untuk mahasiswa dan mahasiswi...”
Lalu benarkah postingan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendukung program kondom gratis bagi mahasiswa? Simak artikel berikut ini.....
2. Video Sri Mulyani Diperiksa Bareskrim Polri Ini Terjadi pada 2015
Beredar postingan klaim video mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri di Kementerian Keuangan. Informasi tersebut diunggah di akun Facebook pada 11 Oktober 2025.
Dalam postingan terdapat tulisan:
"RATU PAJAK KONOHA SRI MULYANI DI PERIKSA BARESKRIM POLRI #BareskrimPolri #MantanMenkeuSriMulyani"
Pada postingan video yang berasal dari cuplikan berita Kompas TV memuat judul "Sri Mulyani diperiksa. Narasinya sebagai berikut:
"Sri Mulyani diperiksa di Kementerian Keuangan bukan di Bareskrim Mabes Polri seperti saksi lainnya yang telah menjalani pemeriksaan, untuk melakukan pemeriksaan di Kementerian Keuangan"
Video tersebut disertai tulisan sebagai berikut:
"Virall: Mantan Menteri
Keuangan Sri Mulyani Diperiksa di Kantor
Kementrian Keuangan
NETIZEN ayo rampas aset bila terbukti
Bagaimana Menurut Kalian!?"
Benarkah klaim video mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri di Kementerian Keuangan? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Tautan Pendaftaran Magang Kemnaker 2025
Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran magang Kemnaker 2025. Postingan itu beredar di Facebook pada 8 Oktober 2025.
Dalam postingan terdapat tulisan sebagai berikut:
"KEMNAKER BUKA 20 RIBU KUOTA MAGANG NASIONAL “SIAP KERJA”!
Kabar baik buat kamu
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Program Magang Nasional “Siap Kerja” untuk 20.000 peserta dari seluruh Indonesia. Program ini jadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan menciptakan lapangan kerja
🎯 Syarat Peserta:
- Lulusan SMA/SMK D3, D4, atau S1 S2 Semua jurusan
- Bersatus warga negara indonesia
- Tidak ada batas usia!"
Postingan turut menyertakan tautan pendaftaran. Jika menu Daftar di klik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram.
Benarkah klaim tautan pendaftaran magang Kemnaker 2025? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
Hoaks Berikutnya
4. Link Pendaftaran Bansos Langsung Cair Lewat Ponsel
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran nama untuk menerima bansos yang cair lansung lewat ponsel, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 10 Oktober 2025.
Klaim link pendaftaran nama untuk menerima bansos yang cair lansung lewat ponsel berupa poster digital yang berisi tulisan sebagai berikut.
"BREAKING NEWS
Kabar Gembira Buat Yang Belum Mendapatkan Bantuan Sosial (BANSOS) PKH & BLT
Sama Sekali Belum Mendapatkan Atau Mencari Dana Bansos Rp 2.500.000 Periode Tahun 2025
Bisa Langsung Mendaftarkan Diri Karena Program Ini Tidak Memungut Biaya Sepeserpun."
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Ayo DAFTAR nama anda sebagai penerima bansos dan cairkan sekarang Langsung melalui ponsel andaCara daftar
• Klik tombol DAFTAR di bawah untuk menu pendaftaran"
Unggahan link pendaftaran nama untuk menerima bansos yang cair lansung lewat ponsel menyertakan menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
"https://bansosdigital.resmi-ri.com/?fbclid=IwY2xjawNafrhleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFyMEU2S1hlQzZ6NkV3TWhvAR7TgG2yK7LNh51Ojg6DpLBi02MY-Xvxrcb3xop5fn_eMgkyvWNdzw_9tQVrVQ_aem_X91FeQGFmAEpdEXE-iAqJQ"
Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah identitas, yaitu nama sesuai e-KTP dan nomor Telegram aktif.
Benarkah klaim link pendaftaran nama untuk menerima bansos yang cair lansung lewat ponsel? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
5. Lowongan Kerja Dinas Perhubungan 2025
Beredar postingan di media sosial klaim lowongan kerja Dinas Perhubungan 2025. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Instagram pada 5 Oktober 2025.
Dalam postingan terdapat tulisan:
"LOWONGAN KERJA DINAS PERHUBUNGAN 2025
Posisi: Petugas Lapangan /Staf Operasional
Kualifikasi:
- Pria / Wanita
- Usia 19 - 40 tahun
- Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat
- Sehat jasmani & rohani
- Mampu bekerja di lapangan dan dalam tim
- Disiplin, jujur, serta bertanggung jawab
Tugas & Tanggung Jawab:
- Mengatur laiu lintas dan ketertiban transportasi
- Membantu pengawasan kendaraan umum
- Memberikan pelayanan se informasi kepada masyarakat
Fasilitas:
Gaji Rp. 4.500.000 - Rp. 6.000.000/ bulan
Seluruh wilayah Indonesia"
Dalam kolom komentar di postingan, warganet yang bertanya mengenai bagaimana cara daftar diarahkan untuk mengecek bio profil.
Ketika link pendaftaran diklik, akan mengarah ke halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
Benarkah klaim lowongan kerja Dinas Perhubungan 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
6. Dedi Mulyadi Bagikan Uang Ratusan Juta Hanya Dengan Tebak Nama Kota di Facebook
Beredar di media sosial postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membagikan uang ratusan juta hanya dengan menebak nama kota di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Oktober 2025.
Dalam postingannya terdapat video Dedi Mulyadi dengan narasi sebagai berikut:
"Assalamualaikum sampurasun saya Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata berhadiah ratusan juta rupiah bagi siapa saja yang bisa tebak nama kota yang ada di gambar ini.
Segera Anda kirimkan jawaban dan nomor WA Anda di pesan messenger saya yang benar langsung saya hubungi ya”
Akun itu menambahkan narasi
"Yang bisa tebak nama kota di bawa ini dengan benar akan mendapat hadiah uwang ratusan juta”
Dalam kolom komentar pembuat postingan juga menambahkan narasi sebagai berikut:
"MANTAP JAWABAN KAMU👍👍benar untuk MENGAMBIL HADIAH NYA silahkan kamu tinggalkan nomor WhatsApp nya nanti saya hubungi”
Lalu benarkah postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membagikan uang ratusan juta hanya dengan menebak nama kota di Facebook? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....
Advertisement
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/98/original/064466600_1470996248-IMG_20151206_113422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378840/original/076418100_1760326369-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__91_.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259429/original/010721900_1781500706-cek_fakta_cpns_PUPR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256266/original/075740200_1781151495-CAT_BKN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2760613/original/047174000_1553504853-notebook-1850613_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4641464/original/094218000_1699501575-20231109_082401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8064189/original/018291200_1780908721-cek_fakta_-_cpns_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5077844/original/010551300_1736042651-Screenshot_2025-01-05_090331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5752394/original/012354700_1778653527-internet-akan-gantikan-sistem-pendidikan-non-formal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556050/original/076176600_1776230077-cek_fakta_cpns_kemenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805374/original/007527000_1780621590-Tugas__25_.jpg)