Deretan Hoaks yang Dikaitkan dengan KPK, Simak Faktanya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menjadi sasaran penyebaran hoaks dan penipuan. Kenali deretan hoaks yang dikaitkan dengan KPK agar masyarakat terhindar dari modus kejahatan yang merugikan.

Diperbarui 21 Agustus 2025, 09:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyasar lembaga mana saja tak terkecuali KPK. Hoaks ini muncul dalam beragam tema dan tersebar di media sosial.

Lalu apa saja hoaks yang menyasar KPK? Berikut beberapa di antaranya:

1.  Cek Fakta: Hoaks Artikel Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi Terkait Kasus Kuota Haji

Beredar di media sosial postingan artikel Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK memeriksa Jokowi terkait kasus kuota haji. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 13 Agustus 2025. 

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Yaqut Cholil Qiemas Meminta Kepada Ketua KPK Periksa Juga Jokowi Dia Memberi Perintah dan Menerima Juga Uang Kuota Haji"

Lalu benarkah postingan artikel Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK memeriksa Jokowi terkait kasus kuota haji? Simak dalam artikel berikut ini...

2.  Cek Fakta: Tidak Benar Foto Anies Baswedan di Depan Gedung KPK dalam Artikel Ini

Beredar di media sosial postingan gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 8 April 2023. 

Dalam postingannya terdapat gambar gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK.

Gambar artikel itu juga disertai dengan tulisan "Bukan hanya Jokowi seluruh rakyat Indonesia yang berakal akan menolak Yohanies".

Lalu benarkah postingan gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK? Simak dalam artikel berikut ini...

3.  Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Minta Ketua KPK Tangguhkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Beredar di media sosial postingan artikel mantan presiden Jokowi meminta Ketua KPK menangguhkan penahanan pada Yaqut Cholil Qoumas. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 Agustus 2025. 

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Jokowi Meminta Ketua KPK Menaguhkan Penahanan Terhadap Yaqut Cholil Qiemas Dalam 20 Hari ke Depan"

Akun itu menambahkan narasi:

"AKU TAK SIAP2 NYETIP DATA...?!"

Lalu benarkah postingan artikel mantan presiden Jokowi meminta Ketua KPK menangguhkan penahanan pada Yaqut Cholil Qoumas? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.