Merdeka.com Jadi Korban Hoaks, Berita dengan Foto Penangkapan Prabowo Dipastikan Tidak Benar

Beredar tangkapan layar situs merdeka.com yang menampilkan foto penangkapan Presiden Prabowo. Pemimpin redaksi merdeka.com, Darojatun memastikan, gambar tersebut adalah palsu alias hoaks.

Diperbarui 29 Juni 2025, 15:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Situs media nasional merdeka.com menjadi korban hoaks di media sosial. Kali ini, beredar gambar tangkapan layar situs merdeka.com yang menampilkan foto penangkapan Presiden Prabowo Subianto.

Gambar tersebut muncul di video berjudul "PDIP Sekarang Bela Jokowi. Kode Keras Roy Suryo, Tifa Dan Rismon Sianipar Segera Masuk Penjara!!!" yang ditayangkan kanal YouTube Tjandra Tedja pada 29 Juni 2025.

Dalam video tersebut, menampilkan tangkapan layar dari situs berita media nasional merdeka.com dengan gambar penangkapan Presiden Prabowo. Di bagian foto tersebut tertulis judul "Morning News Shock Indonesia", tertanggal 26 Juni 2025 pukul 12.55 WIB.

Pemimpin redaksi merdeka.com, Darojatun memastikan, gambar tangkapan layar berita tersebut adalah palsu alias hoaks. Darojatun menambahkan, merdeka.com menjadi korban pihak tak bertanggung jawab.

"Secara font yang dipakai berbeda. Dari tampilan, merdeka.com, ilustrasi berita seharusnya clean (tidak ada overlay text)," kata Darojatun dikutip dari merdeka.com, Minggu (29/6/2026).

Selain itu, tim redaksi merdeka.com telah melakukan penelusuran data base internal. Hasilnya pada 26 Juni 2025 tidak ditemukan berita dengan judul tersebut. Merdeka.com juga tidak pernah membuat judul berita berbahasa Inggris.

Merdeka.com tidak pernah membuat berita dengan judul tersebut. merdeka.com juga tidak pernah memuat berita dengan foto penangkapan Presiden Prabowo. Pembaca harus berhati-hati dengan maraknya hoaks yang mencatut nama media nasional.

 

 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.