Sukses

Gubernur Khofifah: Hoaks dan Disinformasi Fenomena Berbahaya di Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) provinsi setempat serius memerangi hoaks dan disinformasi yang marak beredar di masyarakat.

"Hoaks itu ada dan tidak pernah berhenti. Terlebih di era transformasi digital ini, penyebarannya sangat cepat," ujar Khofifah dikutip dari Antara, Kamis (27/1/2022).

Ia juga berharap KPID Jatim dapat menjadi institusi yang membantu memediasi informasi yang berkembang di masyarakat, baik berdampak positif maupun negatif.

"Karena berita bohong dan disinformasi merupakan fenomena berbahaya di masyarakat," ucap Khofifah.

Selain itu, tantangan KPID saat ini semakin berat karena tidak hanya melakukan pengawasan terhadap isi siaran media-media konvensional, namun juga media-media penyiaran berbasis media sosial.

"Contohnya YouTube. Di platform tersebut semua orang, pribadi bebas membuat konten. Banyak yang positif, namun tidak sedikit pula negatif dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ucapnya.

"Di sinilah peran penting KPID. Mari dorong plus-nya dan reduksi minus-nya. Perbanyak program yang bisa mengedukasi masyarakat," tambah Khofifah.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.