Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Vaksin Sebabkan Sperma Membeku dan Mr P Mengecil

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 29 September 2021.

Unggahan klaim vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil berupa tangkapan layar percakapan yang didalamnya terdapat dua foto tangan dan tulisan seperti berikut:

"Permisi lur, bener omongan gue kmrnkan, memang sp*rmny membeku menggumpak kyk jell bening.tp klo udh kering ni jdny kek butiran2 kristal bs ngglinding2.pengaruh jg di ukuran mr.P jd mengecil nggak seperti seblm. kemungkinan bs laki2 berpaksin berisikoKemandu ya lurr?"

Kemudian unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Mengumpl kek jeli dan MR.P pun jadi mengecil 😂😱Coba tanya bapak2 yang sdh fucksin apakah bener nih kek gini ceritanya? 😁Bahaya tingkat Tinggi 😂😂"

Benarkah klaim vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil, dengan menanyakan ke  Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog, Dirga Sakti Rambe.

dr Dirga mengatakan, informasi vaksin membuat seperma membeku dan Mr P mengecil adalah hoaks.

"Jelas hoaks," kata dr Dirga, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Menurut Dirga, tidak ada bukti ilmiah vaksin membuat seperma membeku dan Mr P mengecil. Vaksin Covid-19 juga tidak memengaruhi kesuburan baik pria atau wanita.

"Tidak ada satupun bukti ilmiah yang menunjukkan demikian," ujarnya menegaskan.

Artikel berjudul "COVID-19 could cause male infertility and sexual dysfunction – but vaccines do not" yang dimuat situs theconversation.com, pada 26 Juli 2021 menyebutkan, dari penelitian yang dilakukan Direktur Program Urologi Reproduksi di Fakultas Kedokteran Miller Universitas Miami Ranjith Ramasamy bersama rekan-rekannya, ditemukan hasil vaksi Covid-19 tidak memengaruhi kesuburan pria. Tidak ada bukti bahwa vaksin membahayakan sistem reproduksi pria.

Sumber:

https://theconversation.com/covid-19-could-cause-male-infertility-and-sexual-dysfunction-but-vaccines-do-not-164139

 

 

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil tidak benar.

Tidak ada bukti ilmiah vaksin membuat sperma membeku dan Mr P mengecil. Vaksin Covid-19 juga tidak memengaruhi kesuburan baik pria atau wanita.

 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.