Sukses

Rasa Takut Bikin Hoaks soal Covid-19 Menyebar Luas Sejak Awal Pandemi

Liputan6.com, Jakarta - Studi menarik diungkapkan oleh Fakultas Psikiatri dan Ilmu Perilaku University of Texas dan Fakultas Psikologi Università Cattolica del Sacro Cuore, Milan terkait maraknya penyebaran hoaks selama pandemi covid-19. Ternyata ketakutan masyarakat menjadi penyebab menjamurnya hoaks sejak awal pandemi.

Studi ini dilakukan pada 565 orang dewasa di Italia dan AS pada Maret hingga April 2020 atau saat awal puncak penyebaran virus corona covid-19. Selain pertanyaan tentang keyakinan dan pengalaman responden dengan covid-19, mereka juga diuji tentang keakuratan artikel berita fakta dan berita palsu yang dibuat oleh para peneliti.

Hasilnya rasa takut untuk merespons covid-19 membuat orang berpikir kaku dan menyulitkan mereka untuk membedakan mana informasi salah atau benar. Bahkan ada kecenderungan mereka akan membagikan informasi yang salah karena rasa takutnya.

"Ketakutan adalah salah satu emosi paling kuat yang kita miliki. Meskipun sangat berguna untuk mempertahankan kelangsungan hidup kita, namun rasa takut ini punya dampak signifikan pada infodemik yang terjadi saat ini di seluruh dunia," ujar peneliti utama dalam studi ini, Carola Salvi, Ph,D. dilansir utexas.edu.

"Dalam kondisi yang tak menentu orang sering mencari informasi untuk mengurangi rasa takut dan ini sangat rentan terhadap informasi palsu. Kombinasi ketakutan dan kemungkinan percaya pada banyaknya informasi salah membuat penyebaran hoaks menjadi masuk akal."

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: