Sukses

Minimalisasi Hoaks dan Misinformasi, Google Ubah Algoritma Mesin Pencarian

Liputan6.com, Jakarta - Google terus berupaya membantu penggunanya untuk menghindari berita palsu atau hoaks. Mereka pun melakukan perubahan pada logaritmanya, sehingga pengguna bisa mendapat informasi yang lebih akurat.

Hal pertama yang dilakukan Google adalah dalam hal meningkatkan deteksi pada berita dan krisis. Jika Anda mencari sesuatu yang terjadi sekarang ini, maka Google akan memberikan informasi dari sumber terpercaya.

Selain itu, Google juga meningkatkan ringkasan informasi dari subjek yang Anda cari, yang biasanya terletak di sebelah kanan panel. Kini ringkasan informasi itu akan lebih ditingkatkan bekerja sama dengan lembaga pemerintah, organisasi kesehatan, dan Wikipedia.

Google juga meningkatkan bantuan mereka pada organisasi pemeriksa fakta. Mereka menggelontorkan uang hingga 6,5 juta dolar AS agar informasi dari para pemeriksa fakta bisa terpampang dengan jelas di mesin pencarian.

Perubahan terbesar dari mesin pencarian Google adalah pada fitur pencarian otomatis. Untuk prediksi penelusuran, Google mengklaim bahwa sebisa mungkin tidak mengarahkan pada informasi yang salah atau hoaks.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerja sama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.