Liputan6.com, Jakarta - Akuatik Indonesia menutup kiprah di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan catatan tujuh rekor nasional dan sembilan kali menembus babak final di Tokyo Aquatics Centre. Raihan ini menjadi penanda progres skuad renang Tanah Air pada pesta olahraga empat tahunan tersebut.
Kontingen terdiri dari 14 atlet dan enam pelatih, dengan komposisi didominasi perenang muda termasuk sejumlah debutan. Meski belum menyumbangkan medali, para perenang membawa pulang deretan catatan waktu terbaik yang kini menjadi standar baru nasional.
Jason Donovan Yusuf menjadi salah satu penampil menonjol. Ia memecahkan rekor nasional 100 meter gaya punggung putra dua kali, masing-masing 54,89 detik dan 54,77 detik.
Rekornas lain hadir dari Liquor Harrison Andoko pada nomor 200 meter gaya bebas putra dengan waktu 1 menit 49,89 detik, serta dari Nadia Aisha Nurazmi di 50 meter gaya bebas putri melalui catatan 25,62 detik.
Estafet Memecah Rekor, Finalis Perorangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359121/original/022658400_1790484865-Tim_renang_Indonesia_terus_menunjukkan_penampilan_baiknya_sampai_hari_ke_enam_perjuangan_mereka_.jpg)
Pada nomor estafet, 4x100 meter gaya ganti campuran mencatatkan rekor nasional lewat kuartet Flairene Candrea, Arya Adrean Putra Haryono, Joe Aditya Kurniawan, dan Adelia Chantika Aulia. Tim ini membukukan waktu 3 menit 54,40 detik.
Dua rekornas lainnya hadir dari 4x100 meter gaya bebas putra. Tim yang dihuni Kevin Erlangga Prayitno, Jason Donovan Yusuf, Liquor Harrison Andoko, dan Samuel Maxson Septionus lebih dulu mencatat 3 menit 21,48 detik sebelum kembali mempertajamnya menjadi 3 menit 20,84 detik.
Selain deretan rekor, final perorangan juga diwarnai catatan penting. Jason menembus final 50 meter gaya punggung putra dan finis di posisi keenam dengan waktu 25,16 detik.
Di sektor putri, Flairene Candrea melaju ke final 100 meter gaya punggung dan menutup lomba di urutan ke-10 dengan 1 menit 2,60 detik. Pada nomor 50 meter gaya bebas putri, Nadia Aisha Nurazmi juga tampil di final dan menempati peringkat ke-10 melalui catatan 25,66 detik.
Final 200 Dada dan Insiden Kram
Adellia menjadi wakil lain yang mencapai final di 200 meter gaya dada putri dan mengakhiri lomba di posisi ke-10 dengan waktu 2 menit 35,98 detik.
Pada nomor 4x100 meter gaya ganti campuran, Indonesia kembali tampil di final lewat formasi Adelia Chantika Aulia, Joe Aditya Kurniawan, Arya Haryono, dan Flairene Candrea. Tim ini menuntaskan lomba di peringkat keenam dengan catatan 3 menit 54,49 detik.
Tim estafet 4x100 meter gaya ganti putri terpaksa mengundurkan diri dari final setelah Adellia mengalami kram pada paha kanan dan kiri. Sebelumnya, mereka sudah memastikan tiket final usai membukukan waktu 4 menit 15,90 detik pada babak kualifikasi.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359142/original/045621800_1790486200-WhatsApp_Image_2026-09-27_at_12.14.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9349320/original/031120300_1789520214-2-dokter-shahnaz-merupakan-bagian-dari-keluarga-besar-yusharyahya-5c9955.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9349296/original/098974300_1789517254-2_shelomita-soendoro-b8fd9a.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9349293/original/011730600_1789517005-1_dokter-tiko-wijayantya-dec416.png)