Lamine Yamal Sesumbar Jelang Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Seharusnya Takut pada Spanyol

Bintang muda Spanyol Lamine Yamal penuh percaya diri jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis, menegaskan Prancis seharusnya takut pada timnya.

OlehThomas
Diterbitkan 14 Juli 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemain muda andalan tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan pernyataan penuh keyakinan menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Komentar-komentar ini menarik perhatian luas dan memicu respons dari kubu lawan. Yamal, yang akan genap berusia 19 tahun pada 13 Juli, menyebut laga ini sebagai "pertandingan terpenting dalam hidup saya".

Spanyol akan berhadapan dengan Prancis dalam perebutan tiket ke final, sebuah laga yang diprediksi akan berlangsung sengit. Namun, Yamal menegaskan bahwa timnya tidak memiliki alasan untuk gentar menghadapi kekuatan lawan. Ia justru membalikkan anggapan tersebut, menyatakan bahwa Prancis lah yang seharusnya merasa khawatir.

Pernyataan berani dari penyerang Barcelona ini mencerminkan semangat juang dan kepercayaan diri tinggi yang diusung oleh skuad La Furia Roja. Keyakinan Yamal ini didasari pada performa dan rekor pertemuan terkini kedua tim, serta gaya bermain yang diyakininya akan menjadi kunci kemenangan.

Keyakinan Spanyol dan Rekor Superior

Lamine Yamal secara tegas menyatakan bahwa Spanyol tidak perlu takut menghadapi Prancis. Ia bahkan berpendapat bahwa Prancis lah yang harus merasa gentar. "Jika ada yang harus takut, itu mereka (Prancis). Kami sudah menyingkirkan mereka," ujarnya dengan percaya diri. Yamal menambahkan, "Kami adalah dua tim yang fantastis, menurut saya dua tim terbaik, tetapi kami tidak takut".

Pemain Barcelona juga menyoroti rekor pertemuan terakhir kedua tim, di mana Prancis belum pernah mengalahkan Spanyol sejak Kejuaraan Eropa (Euro 2024). Spanyol telah mengungguli Prancis di semifinal Euro 2024 dan semifinal UEFA Nations League 2025. "Mereka belum pernah mengalahkan kami sejak Euro," kata Yamal. "Mereka tidak mungkin lebih baik dari kami".

Menurut Yamal, Spanyol memiliki kemampuan untuk menghadapi Prancis dengan penuh keyakinan. "Saya percaya, jika Prancis harus takut dengan satu lawan, maka itu adalah kami," tegasnya.

Abaikan Performa Fase Grup dan Fokus Gaya Bermain

Meskipun Prancis menunjukkan performa impresif di fase grup Piala Dunia 2026 dengan rekor enam kemenangan dan mencetak 16 gol, Yamal tidak menganggap hal tersebut sebagai indikator hasil di babak gugur. Ia menepis anggapan bahwa performa tersebut akan relevan di semifinal. "Itu tidak penting, babak penyisihan grup tidak berarti apa-apa, lihat saja Jerman," kata Yamal, merujuk pada tim kuat lain yang tersingkir lebih awal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Yamal juga menegaskan bahwa tidak ada tim yang mustahil untuk dikalahkan. "Tidak ada tim yang mustahil dikalahkan. Prancis tidak lebih baik dari kami," tambahnya. Ia memperkirakan Prancis akan mencoba menekan Spanyol, namun meragukan kemampuan mereka untuk mempertahankan intensitas tersebut sepanjang pertandingan. "Saya tidak berpikir ada tim yang bisa bermain satu lawan satu dengan kami di seluruh lapangan," jelasnya. Yamal menekankan bahwa Spanyol akan tetap bermain sesuai gaya khas mereka, yaitu dengan menguasai bola. "Kami akan bermain dengan cara yang kami tahu, dan kami akan mencoba untuk menjaga penguasaan bola," ujarnya. Ia menambahkan, "Kami akan bermain dengan gaya kami sendiri dan dengan keberanian".

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan