Prediksi Ekuador vs Jerman: Hidup Mati La Tri, Misi Sempurna Die Mannschaft

Jerman menghadapi Ekuador di Stadion MetLife dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 24 Juni 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ekuador dikenal sering bermain imbang; lima dari delapan pertandingan persahabatan mereka sebelum Piala Dunia berakhir seri, dan delapan kali imbang terjadi selama 18 pertandingan kualifikasi CONMEBOL mereka. Sejak Juli 2024, tercatat sembilan pertandingan La Tri berakhir dengan skor 0-0.

Dominasi Jerman dan Rekor Gemilang di Fase Grup

Skuad asuhan Julian Nagelsmann tampil perkasa di dua laga awal Grup E. Mereka mengawali kampanye Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao. Momentum positif berlanjut saat menghadapi Pantai Gading, di mana Jerman berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk meraih kemenangan dramatis 2-1. Hasil tersebut memastikan Jerman melaju ke babak gugur dengan satu pertandingan tersisa.

Pahlawan kemenangan atas Pantai Gading adalah Deniz Undav, yang masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak dua gol, termasuk gol penentu di menit ke-94. Penyerang Stuttgart itu kini telah berkontribusi langsung pada lima gol, terdiri dari tiga gol dan dua assist, hanya dalam dua pertandingan. Pencapaian Undav ini menyamai rekor legenda Kamerun, Roger Milla, pada tahun 1990 sebagai pemain pengganti dengan keterlibatan gol terbanyak di satu Piala Dunia sejak 1966.

Ekuador Tanpa Kendala Cedera, Rotasi Pemain di Kubu Jerman

Jerman akan tampil tanpa bek tengah Nico Schlotterbeck, yang dipastikan absen di sisa turnamen akibat cedera pergelangan kaki saat melawan Pantai Gading. Antonio Rudiger, Waldemar Anton, dan Malick Thiaw menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut.

Pelatih Julian Nagelsmann diperkirakan akan melakukan rotasi signifikan pada starting lineup-nya. Kiper Oliver Baumann, bek kiri David Raum, serta trio gelandang Leon Goretzka, Angelo Stillar, dan Nadiem Amiri berpeluang besar menjadi starter.

Nagelsmann juga tidak menutup kemungkinan untuk memberikan kesempatan kepada Deniz Undav sebagai starter di lini depan, menggeser Kai Havertz. Jamie Leweling dan Maximilian Beier juga bisa bermain di posisi sayap, menggantikan Leroy Sane dan Florian Wirtz.

Sementara itu, Ekuador tidak memiliki masalah cedera atau kebugaran yang signifikan. Pelatih Sebastian Beccacece diperkirakan tidak akan melakukan perubahan drastis pada susunan pemainnya, meskipun timnya belum meraih kemenangan.

Alan Franco, yang sebelumnya bermain sebagai bek tengah melawan Curacao, kemungkinan akan didorong ke posisi gelandang tengah yang lebih familiar, berduet dengan Moises Caicedo dan Pedro Vite. Hal ini membuat Jordy Alcivar berisiko dicoret dari starting XI.

Penyerang veteran Enner Valencia, yang berusia 36 tahun, merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Ekuador dan hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai angka 50 untuk negaranya. Gonzalo Plata atau Jordy Caicedo kemungkinan akan mendampingi Valencia di lini serang, dengan Plata menjadi pilihan utama.

Perkiraan Pemain:

Ekuador: Galindez; Ordonez, Pacho, Hincapie; Yeboah, Franco, Caicedo, Vite, Estupinan; Plata, Valencia.

Jerman: Baumann; Anton, Tah, Rudiger, Raum; Goretzka, Stiller; Leweling, Amiri, Beier; Undav.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan