Prediksi Argentina vs Austria: Lionel Messi Buru Rekor Gol

Lionel Messi berkesempatan memecahkan berbagai rekor saat Argentina melawan Austria di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 21 Juni 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Argentina akan berhadapan dengan Austria dalam laga Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Selasa (23/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi penentu bagi Lionel Messi untuk memimpin skuad La Albiceleste melaju ke babak gugur turnamen akbar empat tahunan tersebut. Penggemar sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan siaran langsung melalui TVRI.

Argentina datang ke pertandingan ini dengan performa yang sangat meyakinkan, setelah berhasil menundukkan Aljazair 3-0 pada Rabu sebelumnya di Arrowhead Stadium, Kansas City. Dalam pertandingan tersebut, Lionel Messi menunjukkan kelasnya dengan mencetak trigol yang memukau, membungkam keraguan mengenai kemampuan Argentina untuk kembali menjuarai Piala Dunia.

Di sisi lain, Austria juga tidak kalah impresif. Mereka berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Yordania pada 17 Juni, menempatkan mereka di posisi kedua Grup J dengan tiga poin. Piala Dunia 2026 menandai partisipasi pertama Austria sejak tahun 1998, dan mereka kini berada di ambang kualifikasi babak gugur untuk pertama kalinya sejak 1982, sebuah pencapaian yang akan sangat berarti bagi Das Team.

Misi Lolos Argentina dan Rekor Gol Messi

Argentina saat ini kokoh di puncak Grup J. Kemenangan pada laga nanti akan secara otomatis mengamankan tempat mereka di babak 32 besar. Bahkan, satu poin pun kemungkinan besar sudah cukup bagi La Albiceleste untuk finis di posisi tiga besar grup.

Jika Argentina berhasil keluar sebagai juara grup, mereka akan menghadapi runner-up Grup H di babak 32 besar, di mana empat tim, yaitu Arab Saudi, Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde, saat ini sama-sama mengoleksi satu poin.

Kapten tim, Lionel Messi, yang kini berusia 38 tahun, memiliki motivasi tambahan dalam pertandingan ini. Ia hanya membutuhkan satu gol lagi untuk melampaui rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia, yang saat ini berjumlah 16 gol.

Tim asuhan Lionel Scaloni menunjukkan konsistensi luar biasa, dengan memenangkan semua delapan pertandingan terakhir mereka di berbagai kompetisi, dan hanya gagal mencatatkan clean sheet sebanyak dua kali.

Dari delapan pertandingan kompetitif terakhir, Argentina mencatat enam kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.

Austria Berharap Akhiri Penantian Panjang

Austria, yang menempati posisi kedua di Grup J, berhasil mengalahkan Yordania 3-1 pada 17 Juni. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah, karena mereka membutuhkan gol bunuh diri dari Yazan Abu Al-Arab pada menit ke-76 untuk unggul 2-1, sebelum Marko Arnautovic mengunci kemenangan melalui tendangan penalti pada menit ke-12 waktu tambahan babak kedua.

Pelatih Ralf Rangnick menyatakan kekecewaan terhadap pertahanan timnya yang terlalu terbuka saat Yordania mencetak gol penyeimbang di menit ke-50, terutama di sisi kiri lini belakang.

Meskipun demikian, Austria memiliki rekor pertahanan yang solid, hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari 18 pertandingan terakhir. Di lini serang, mereka juga produktif, dengan mencetak setidaknya dua gol dalam empat dari enam pertandingan kompetitif terakhir.

Dengan Piala Dunia 2026 sebagai penampilan pertama sejak 1998, Austria bertekad membuat sejarah dengan lolos ke babak gugur setelah terakhir kali melakukannya pada 1982.

Duel Historis dan Prediksi Susunan Pemain

Secara historis, Argentina dan Austria hanya pernah bertemu dua kali. Pertemuan pertama terjadi pada tahun 1980, di mana Austria menelan kekalahan telak 5-1 dari Argentina. Satu dekade kemudian, pada tahun 1990, kedua negara bermain imbang 1-1 dalam sebuah pertandingan persahabatan.

Untuk pertandingan mendatang, pemilihan tim Argentina diperkirakan akan berpusat pada optimalisasi peran Messi. Lini tengah kemungkinan akan diisi oleh Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Thiago Almada.

Di posisi bek kanan, Nahuel Molina diprediksi akan menjadi pilihan utama mengingat Gonzalo Montiel diragukan tampil akibat cedera hamstring. Duet Cristian Romero dan Lisandro Martinez akan mengisi jantung pertahanan, menawarkan kombinasi agresivitas dan kemampuan membangun serangan.

Sementara itu, di kubu Austria, bek kanan Stefan Posch diragukan karena cedera rahang patah, sehingga Konrad Laimer kemungkinan akan menggantikannya. Rekan setim dari RB Leipzig, Nicolas Seiwald dan Xaver Schlager, diperkirakan akan mempertahankan posisi mereka di lini tengah, bermain di belakang gelandang serang Carney Chukwuemeka.

Di lini depan, Sasa Kalajdzic, yang sempat digantikan oleh Arnautovic pada babak pertama saat melawan Yordania, perlu menunjukkan peningkatan performa untuk menghindari pergantian kedua berturut-turut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan