Bali Jadi Panggung Renang Perairan Terbuka Terbesar Asia, 17 Negara Siap Tantang Atlet Indonesia

Bali akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia ke-12 tahun 2026, mempertemukan atlet dari 17 negara untuk bersaing di Jimbaran Bay.

OlehThomas
Diterbitkan 04 Juni 2026, 20:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

A•STREAM OWS Series: Identitas Baru Sport Tourism

Bersamaan dengan kejuaraan Asia, akan diselenggarakan pula A•STREAM OWS Series Bali 2026. Ajang ini membuka kategori 500 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter, bahkan menyediakan kategori khusus anak-anak usia 10 hingga 14 tahun, serta nomor estafet 1.000 meter yang melibatkan tiga perenang. A•STREAM diproyeksikan akan lebih meriah dengan partisipasi sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari atlet nasional, kelompok umur, master, hingga peserta umum dari dalam maupun luar negeri.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo, menjelaskan bahwa A•STREAM OWS Series dirancang sebagai identitas baru dalam pengembangan sport tourism di Indonesia. "Untuk khusus A•STREAM OWS Series ini akan kita jadikan IP atau Intellectual Property untuk sport tourism di Indonesia," imbuh Harlin. Program ini tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga melibatkan berbagai sektor pendukung, berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata untuk membangun sport tourism yang berkelanjutan.

Dukungan Penuh untuk Kemajuan Akuatik dan Ekonomi Lokal

Penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong kemajuan olahraga akuatik nasional, khususnya cabang renang perairan terbuka. Kehadiran atlet terbaik Asia diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi atlet Indonesia untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan daya saing. Selain itu, event ini juga memiliki potensi besar dari sisi pariwisata dan ekonomi daerah. Anindya Novyan Bakrie berharap "ini juga memberi banyak kontribusi bagi pariwisata" dan "berdampak pada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat."

Dukungan penuh datang dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata yang melihat ajang olahraga internasional ini sebagai peran strategis dalam promosi destinasi wisata Indonesia. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut event ini dapat "menggeliatkan kunjungan wisatawan dan menumbuhkan ekonomi daerah melalui sport tourism."

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan