Gara-Gara Arsenal, FIFA Ubah Aturan di Piala Dunia 2026

FIFA mengimplementasikan regulasi baru yang disebut 'Anti-Arsenal' untuk Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 02 Juni 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Perubahan Lain

FIFA juga  memperkenalkan beberapa regulasi baru untuk Piala Dunia 2026, di samping aturan mengenai bola mati. Salah satu perubahan yang signifikan adalah ancaman kartu merah bagi pemain yang menutupi mulut dengan tangan, lengan, atau jersey saat terlibat dalam konfrontasi di lapangan.

Aturan ini diterapkan setelah munculnya kontroversi terkait dugaan rasisme yang melibatkan Gianluca Prestianni dari Benfica dan Vinicius Junior. Meskipun Prestianni membantah semua tuduhan tersebut, regulasi ini tetap diberlakukan untuk menanggapi situasi serupa di masa mendatang.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua situasi akan dikenakan hukuman di bawah regulasi baru ini. Pemain tidak akan dihukum jika mereka menutupi mulut saat berbicara dalam konteks normal yang tidak berkaitan dengan perselisihan.

Hal ini menunjukkan bahwa FIFA berusaha untuk membedakan antara komunikasi biasa dan tindakan yang dianggap provokatif atau menyinggung. Dengan demikian, regulasi ini diharapkan dapat mengurangi insiden yang tidak diinginkan di lapangan sambil tetap memberikan ruang bagi interaksi antar pemain.

Sikap Tegas FIFA

FIFA kini semakin memperketat sanksi bagi para pemain yang melakukan protes berlebihan terhadap wasit. Pemain yang keluar dari lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan wasit akan langsung mendapatkan kartu merah. Aturan baru ini diambil setelah insiden yang terjadi pada final Piala Afrika 2025, ketika seorang pemain dari Senegal melakukan tindakan serupa. Selain itu, jika sebuah tim memilih untuk meninggalkan lapangan, tim tersebut akan dinyatakan kalah dalam pertandingan.

Perubahan lain yang diterapkan bertujuan untuk mengurangi pemborosan waktu selama pertandingan. Pemain yang ditarik keluar kini hanya diberikan waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan. Jika waktu yang ditentukan terlewat, pemain pengganti baru akan diizinkan masuk pada penghentian permainan berikutnya setelah satu menit pertandingan berlangsung. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan menjaga kelancaran jalannya pertandingan.

Antisipasi Taktik Buang-Buang Waktu

Dalam konteks tendangan gawang dan lemparan ke dalam, pemain hanya memiliki waktu lima detik untuk mengembalikan bola ke dalam permainan. Wasit akan memberikan hitungan visual untuk mengingatkan pemain mengenai batas waktu tersebut.

Apabila waktu yang ditentukan terlewati, tim lawan akan mendapatkan keuntungan berupa tendangan sudut atau lemparan ke dalam, tergantung pada situasi yang ada. Aturan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran permainan dan memastikan tidak ada waktu yang terbuang.

Selain itu, FIFA juga menghapus celah yang sebelumnya sering dimanfaatkan oleh tim untuk mendapatkan instruksi tambahan dari pelatih. Kini, tim tidak lagi diperbolehkan untuk melakukan timeout atau berkumpul dengan staf pelatih saat penjaga gawang sedang mendapatkan perawatan cedera di lapangan.

Aturan tersebut menjadi bagian dari upaya FIFA mempercepat jalannya pertandingan dan mengurangi jeda yang tidak berkaitan langsung dengan permainan.

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Presiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.
    Piala Dunia 2026
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026