Mayweather Sekali Tarung Dibayar Rp 47 Miliar

Petinju asal AS Lloyd Mayweather pemegang gelar juara versi WBA dan WBC ini memang fenomenal. Dia masuk atlet terkaya ke-14 versi Forbes.

Diterbitkan 16 September 2013, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Petinju kelas super welter asal Amerika Serikat Lloyd Mayweather pemegang gelar juara versi WBA dan WBC ini memang fenomenal.

Bukan hanya karena rekor bertandingnya yang hingga kini belum pernah terkalahkan, dan telah membukukan rekor 45 kali bertarung dengan 26 kali menang KO, tapi juga soal bayarannya yang luar biasa. Sekali tanding, Lloyd 'Money' Mayweather dibayar US$ 41,5 juta atau setara Rp 47 miliar lebih. Ini belum terhitung dengan bonus dan pendapatan lain dari hak siar televisi yang menyiarkan pertandingannya, atau duit tambahan dari pihak sponsor.

Dalam pertarungannya melawan petinju asal Meksiko Canelo Alvarez (23) yang berlangsung di MGM Grand Garden, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu 14 September malam waktu setempat atau Minggu 15 September 2013, Mayweather dibayar US$ 41,5 juta. Luar biasa! Sementara penantangnya, si petinju muda Alvarez menerima duit US$ 5 juta atau hanya sekitar seperdelapannya dari honor petinju AS yang berusia 13 tahun lebih tua dari Alvarez itu. Yang juga tak kalah luar biasa adalah soal penjualan tiket pertarungan mereka. Tiket laga Mayweather vs Alavarez ludes hanya dalam beberapa jam setelah loket karcis dibuka.

Lloyd 'Money' Mayweather Petinju Terkaya

Nilai bayaran Mayweather memang patut dikatakan spektakuler. Pada pertarungannya melawan Robert Guerrero bulan Mei lalu, Lloyd 'Money' Mayweather masih dibayar US$ 32 juta atau sekitar Rp 36 miliar.

Rekor sebelumnya juga dialami Mayweather saat bertarung melawan Oscar de la Hoya 2007 silam. Ketika itu, Mayweather dibayar US$ 2,5 juta. Tentu saja itu tak termasuk bonus dan duit lainnya dari sponsor dan siaran langsung eksklusif televisi.

Lloyd 'Money' Mayweather tepat dijuluki 'Si Duit' karena memang membawa hoki alias keberuntungan.

Menurut US Today, Sabtu 14 September, pertarungan Mayweather versus Alvarez terkait dengan tanda tangan kontrak total senilai US$ 200 juta antara pihak Mayweather dengan penyelenggara. Layaklah, jika Mayweather masuk di ranking 14 di daftar Majalah Forbes sebagai atlet berbayaran tertinggi tahun lalu.

Mayweather telah menerima duit bayaran US$ 150 juta atau sekitar Rp 171 miliar sejak 2010 lalu. CEO Golden Boy yang menjadi co-promotor Mayweather mengatakan, petinju AS itu merupakan petarung terkaya dalam sejarah tinju.

Lawannya petinju muda asal Meksiko Canelo Alvarez memang 'hanya' dibayar US$ 5 juta. Tapi, jangan salah. Petinju berusia 23 tahun itu juga bisa dipastikan menerima duit lainnya dari bonus sponsor, kontrak dengan televisi Meksiko, dll. Diperkirakan Alvarez menerima tak kurang dari US$ 12 juta atau sekitar Rp 13 miliar.

Mungkinkah, bayaran Mayweather bakalan berlipat ganda lagi ketika nantinya dipertemukan dengan pemenang antara Danny Garcia vs Lucas Matthysse? Bisa saja terjadi. Mengapa tidak?

Baca juga:
* <a href="http://bit.ly/16w3zlf">Van Persie Mendengar Bisikan yang Sangat Mengganggu</a>
* <a href="http://bit.ly/14YMPzN">Januzaj, Pujaan Baru Publik Old Trafford</a>
* <a href="http://bit.ly/17ZtaDD">Arsenal Incar Penyerang MU</a>
* <a href="http://bit.ly/1eDgY15">Jurgen Klopp: Marco Reus `Gila`</a>
* <a href="http://bit.ly/185QzS5">MU Ingin Tukar Chicharito dengan Penyerang Porto</a>
* &lt;a href="http://bit.ly/147wsU5"&gt;Tiga Wajah Baru Madrid di Liga Champions&lt;/a&gt;

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Inggris vs Ghana: Jordan Pickford Akui Pertahanan Lawan Sulit Dibongkar

VinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan