Liputan6.com, Jakarta - Setiap kali Piala Dunia digelar, selalu ada kisah menarik yang muncul, terutama dari para pemain yang sebelumnya kurang dikenal, tetapi tiba-tiba mampu menarik perhatian publik dengan penampilan mereka.
Di tengah fokus pada pemain-pemain ternama seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan wonderkid Lamine Yamal, kehadiran bakat-bakat baru sering kali menjadi daya tarik yang paling mengesankan.
Piala Dunia 2026 yang akan dilaksanakan di Amerika Utara diperkirakan akan kembali melahirkan bintang-bintang baru yang siap bersinar.
Sejumlah pemain muda bersiap untuk menunjukkan kemampuan mereka, baik yang sudah mulai dikenal oleh publik maupun yang masih berjuang untuk meraih perhatian di panggung dunia. Berikut adalah 10 talenta potensial yang mungkin akan mencuri perhatian di ajang tersebut.
1. Ibrahim Maza (Aljazair)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460358/original/060481200_1767246731-000_89D34QV.jpg)
Gelandang serang yang baru berusia 20 tahun ini mulai menarik perhatian publik setelah menunjukkan performa yang mengesankan bersama Bayer Leverkusen. Setelah direkrut dari Hertha BSC, Maza segera menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan baik di kompetisi Bundesliga yang sangat ketat.
Di musim pertamanya, ia berhasil mencatatkan lebih dari 40 penampilan, dengan kontribusi signifikan berupa 10 gol dan assist. Dengan kemampuan teknik yang tinggi dan kecerdasan dalam mencari ruang di antara lini pertahanan lawan, Maza dianggap sebagai calon penerus Riyad Mahrez di tim nasional.
2. Nestory Irankunda (Australia)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4941370/original/088745500_1725973794-20240910BL_Indonesia_vs_Australia-1009_2.JPG)
Sejak lama, Irankunda diakui sebagai salah satu talenta masa depan dalam dunia sepak bola Australia. Pemain sayap berusia 20 tahun ini pernah bergabung dengan akademi Bayern Munchen sebelum menunjukkan kemampuannya yang mengesankan di Watford.
Dengan kecepatan yang luar biasa dan keberaniannya dalam menghadapi lawan secara langsung, ia menjadi ancaman yang serius di posisi sayap. Selain itu, ia telah mencetak lima gol dalam 13 pertandingan bersama tim nasional, yang menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk bersinar di ajang-ajang bergengsi.
3. Kerim Alajbegovic (Bosnia dan Herzegovina)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546881/original/077247900_1775376912-Kerim_Alajbegovic.jpg)
Ketika menginjak usia 18 tahun, Alajbegovic telah memperlihatkan perkembangan permainan yang sangat mengesankan bersama RB Salzburg. Ia berperan sebagai salah satu pilar utama di sektor serangan dengan menyumbangkan lebih dari 15 gol sepanjang musim ini.
Kemampuannya untuk beroperasi di kedua sisi sayap memberikan keuntungan taktis yang besar bagi tim. Kehadirannya diharapkan dapat melengkapi peran pemain senior seperti Edin Dzeko di lini depan tim nasional Bosnia, sehingga dapat menciptakan kombinasi yang mematikan.
4. Esmir Bajraktarevic (Bosnia dan Herzegovina)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551827/original/006615200_1775753455-Esmir_Bajraktarevic.jpg)
Bajraktarevic memiliki pengalaman yang lebih banyak dibandingkan dengan rekan-rekannya yang lebih muda. Dalam tim PSV Eindhoven, ia menunjukkan performa yang stabil dan berperan sebagai salah satu penggerak utama dalam permainan tim.
Pemain yang lahir di Amerika Serikat ini dikenal dengan kemampuan dribel yang mumpuni serta visi permainan yang tajam. Dengan lebih dari 10 kontribusi gol yang telah dicetaknya musim ini, ia diperkirakan akan menjadi salah satu motor serangan bagi tim nasional Bosnia dalam ajang Piala Dunia.
5. Kojo Peprah Oppong (Ghana)
Dalam kondisi tim yang tidak terlalu stabil, Oppong menjadi figur yang menjanjikan di sektor pertahanan Ghana. Pemain bek tengah berusia 21 tahun ini menunjukkan performa yang solid bersama OGC Nice.
Ia dikenal sebagai sosok yang tenang, memiliki kekuatan dalam duel udara, dan sangat disiplin dalam menjaga posisinya. Meskipun baru memiliki sedikit caps, peluangnya untuk menjadi starter di Piala Dunia cukup terbuka lebar, yang menunjukkan bahwa ia bisa menjadi bagian penting dalam tim nasional.
6. Bazoumana Toure (Pantai Gading)
Toure muncul sebagai salah satu winger muda yang paling menjanjikan di Bundesliga, bermain untuk TSG Hoffenheim. Perannya sangat krusial dalam mendukung performa tim yang mengesankan pada musim ini.
Kecepatan, keberanian, dan kreativitasnya dalam menghadapi lawan menjadi keunggulan utama yang dimilikinya. Meskipun ia belum sepenuhnya klinis dalam penyelesaian akhir, kontribusinya dalam menciptakan peluang sangat vital bagi tim. Dengan demikian, Toure terus menunjukkan potensi besar yang dapat berkembang seiring berjalannya waktu.
7. Johan Manzambi (Swiss)
Manzambi telah menunjukkan perkembangan yang sangat pesat bersama SC Freiburg, menjadikannya salah satu pemain kunci di lini tengah tim. Ia juga mulai mendapatkan kepercayaan dari pelatih tim nasional Swiss.
Dengan postur tubuh yang kuat dan kemampuan membawa bola yang sangat baik, Manzambi mampu menembus pertahanan lawan dengan mudah. Kehadirannya di lapangan sering kali dianggap sebagai penerus ideal Granit Xhaka, yang merupakan salah satu gelandang berpengaruh di Swiss.
Â
8. Can Uzun (Turki)
Can Uzun merupakan salah satu talenta muda yang mulai bersinar di klub Eintracht Frankfurt. Meskipun ia belum selalu menjadi starter, kontribusinya di lapangan tetap sangat signifikan.
Dengan hampir 15 keterlibatan gol meskipun hanya bermain dalam waktu yang terbatas, ia menunjukkan efisiensi yang sangat tinggi. Uzun memiliki kemampuan untuk menjadi pembeda dalam pertandingan, terutama ketika ia diturunkan sebagai pemain pengganti.
Â
9. Noahkai Banks (AS)
Noahkai Banks adalah seorang bek muda berbakat yang kini bermain untuk FC Augsburg. Di usia 19 tahun, ia sudah berhasil tampil secara reguler di Bundesliga, menunjukkan bahwa ia memiliki potensi yang sangat besar.
Dengan postur tubuh yang tinggi dan kecepatan yang mengesankan, Banks menjadi sulit untuk dilewati oleh lawan-lawannya. Jika ia diberi kesempatan untuk bermain lebih banyak di tim utama, ia bisa menjadi salah satu kejutan bagi tuan rumah di Piala Dunia 2026.
Â
10. Abbosbek Fayzullaev (Uzbekistan)
Abbosbek Fayzullaev telah menjadi sosok kunci dalam keberhasilan Uzbekistan untuk lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Ia tampil menonjol saat membela klub İstanbul Başakşehir.
Sebagai seorang winger kreatif, Fayzullaev memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan mencetak gol yang sangat baik. Di turnamen mendatang, ia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi negaranya untuk menciptakan kejutan yang tak terduga.
Sumber: Wiwig Prayugi (Bola.com)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4798959/original/002642400_1712647433-Snapinsta.app_436667074_1326107668064640_5193881103211601145_n_1080__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869216/original/018694200_1782930973-ko1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)