Profil Timnas Panama di Piala Dunia 2026: Bisa Rebut Poin Perdana?

Simak profil lengkap Timnas Panama yang tampil di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 30 April 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Panama bersiap menghadapi tantangan pada Piala Dunia 2026. Lolos memanfaatkan bertambahnya jumlah peserta turnamen dan serta absennya tiga kekuatan utama Amerika Utara di kualifikasi karena langsung melaju karena berstatus tuan rumah, mereka coba tidak hanya menjadi penggembira.

Tim berjuluk Los Canalerosdikenal dengan gaya bermain solid dan disiplin, membangun pertahanan yang sulit ditembus lawan. Mereka memanfaatkan transisi cepat dan umpan pendek untuk mengancam pertahanan lawan.

Mereka memiliki barisan pemain berkualitas seperti Eric Davis, Jose Rodriguez, dan Cesar Blackman yang menjadi pilar utama. 

Artikel ini akan mengulas secara komprehensif profil timnas Panama, mulai dari jalur kualifikasi yang harus mereka tempuh, rekam jejak di Piala Dunia sebelumnya, sosok pelatih dan pemain bintang, hingga skuad dan performa keseluruhan mereka di Piala Dunia 2026.

Perjalanan Panama Menuju Piala Dunia 2026

Zona Concacaf mendapat jatah 3+1 tiket ekstra menuju Piala Dunia 2026 seiring bertambahnya jumlah peserta menjadi 48. Dengan Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mengambil setengahnya karena menjadi tuan rumah, tempat tersisa jadi perebutan bagi negara-negara lain yang sebelumnya kerap gigit jari.

Panama memanfaatkan momen tersebut dengan baik. Masuk Grup A kualifikasi putaran kedua bersama Guatemala, Suriname, dan El Salvador, mereka tampil tidak terkalahkan dalam enam laga. 

Raihan tiga kemenangan membuat Panama unggul tiga nilai atas pesaing terdekat Suriname.

Rapor Panama di Piala Dunia Sebelumnya

Timnas Panama memiliki satu catatan partisipasi di Piala Dunia yaitu pada edisi 2018 yang diselenggarakan di Rusia. Debut mereka saat itu menjadi momen bersejarah, di mana Panama menjadi salah satu dari dua negara yang tampil perdana bersama Islandia. Pengalaman ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi skuad Los Canaleros.

Dalam penampilan tunggalnya tersebut, Panama harus tersingkir di babak penyisihan grup setelah menelan kekalahan dalam ketiga pertandingan. Mereka takluk 3-0 dari Belgia, 6-1 dari Inggris, dan 2-1 dari Tunisia di Grup G. Hasil ini menunjukkan betapa beratnya persaingan di level tertinggi sepak bola dunia.

Meskipun demikian, momen bersejarah tercipta ketika Felipe Baloy berhasil mencetak satu-satunya gol bagi Panama di turnamen tersebut, yaitu saat menghadapi Inggris. Gol ini menjadi penanda bahwa Timnas Panama mampu memberikan perlawanan dan mencetak sejarah kecil di panggung dunia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejak Juli 2020, Timnas Panama berada di bawah arahan pelatih kepala Thomas Christiansen. Pelatih berdarah Spanyol-Denmark ini membawa angin segar bagi perkembangan sepak bola Panama. Penunjukannya diharapkan mampu mengangkat performa tim ke level yang lebih tinggi. Sebelum menukangi Panama, Christiansen memiliki rekam jejak melatih beberapa klub Eropa, termasuk Leeds United di Championship Inggris dan APOEL di Liga Siprus. Bersama APOEL, ia bahkan berhasil meraih gelar liga, menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang mampu membawa tim meraih prestasi. Di bawah kepemimpinannya, Panama menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, puncaknya adalah keberhasilan mencapai final Piala Emas 2023. Meskipun kalah dari Meksiko di final, pencapaian ini membuktikan bahwa strategi dan tangan dingin Christiansen mulai membuahkan hasil positif bagi Timnas Panama.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan