Ini Alasan Lamine Yamal Tinggalkan Lapangan dengan Emosi

Barcelona menang 2-1 atas Atletico Madrid, tapi Lamine Yamal meninggalkan lapangan dengan emosi. Ini penjelasan lengkapnya.

Diterbitkan 07 April 2026, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona meraih kemenangan penting 2-1 atas Atletico Madrid di Metropolitano dalam lanjutan Liga Spanyol akhir pekan kemarin. Hasil ini menjadi langkah besar bagi Lamine Yamal dan rekan-rekannya dalam perburuan gelar musim ini.

Namun, pertandingan tidak hanya menghadirkan drama di papan skor. Perhatian publik tertuju pada reaksi emosional Lamine Yamal yang terlihat meninggalkan lapangan dengan kesal.

Pemain muda Barcelona itu bahkan terlihat berdebat di pinggir lapangan. Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi terkait sikapnya terhadap pelatih Hansi Flick.

Momen Pemicu Emosi di Lapangan

Ketegangan bermula saat Lamine Yamal gagal memaksimalkan peluang melalui umpan tarik yang berhasil dipotong pemain Atletico Madrid. Situasi itu langsung memicu serangan balik berbahaya dari tim tuan rumah.

Beberapa saat kemudian, Lamine Yamal kembali mencoba peruntungan lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola justru melenceng jauh dari sasaran dan menambah frustrasi sang pemain.

Pada momen tersebut, pelatih kiper Barcelona, Jose Ramon de la Fuente, terlihat memberikan gestur kritik dari pinggir lapangan. Reaksi itu langsung mendapat respons emosional dari Lamine Yamal.

Lamine Yamal terlihat menunjuk papan skor sebagai tanda bahwa pertandingan masih imbang dan waktu terus berjalan. Gestur tersebut memperlihatkan bahwa ia merasa situasi membutuhkan fokus penuh, bukan kritik tambahan.

Reaksi Yamal dan Penjelasan Hansi Flick

Ketegangan memuncak saat Barcelona akhirnya mencetak gol kemenangan lewat Robert Lewandowski. Gol tersebut lahir dari situasi rebound setelah percobaan Joao Cancelo.

Alih-alih merayakan gol penting tersebut, Lamine Yamal memilih menjauh dari kerumunan pemain. Ia hanya sempat menyapa Pau Cubarsi sebelum berjalan menuju lorong stadion.

Dalam perjalanan keluar lapangan, Lamine Yamal terlihat berbicara serius dengan Hansi Flick. Situasi ini semakin memperkuat kesan bahwa ia sedang berada dalam kondisi emosional tinggi.

Usai pertandingan, Flick memberikan penjelasan singkat terkait insiden tersebut. Ia mengatakan, “Saya tidak tahu, dia sedikit marah. Itu normal, dia sudah memberikan segalanya dan tidak bisa mencetak gol.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa reaksi Lamine Yamal lebih dipengaruhi oleh ambisi besar di lapangan. Sikap tersebut dinilai sebagai bagian dari mental kompetitif pemain muda Barcelona.

Sumber: Barca Universal

Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Barcelona Amankan Wonderkid Klub Belgia, Karim Adeyemi Segera Diresmikan

Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid
  • liputan6
    Hans-Dieter atau dikenal dengan nama Hansi Flick, adalah seorang mantan pemain, dan pelatih sepak bola yang melatih Tim nasional Jerman.
    Hansi Flick
  • Liga Spanyol
  • Lamine Yamal