Ikut FIFA Series 2026, Timnas Kepulauan Solomon Baru Tunjuk Pelatih pada 22 Maret

Kepulauan Solomon di FIFA Series 2026 akan berlaga di Jakarta dengan Ben Cahn sebagai pelatih kepala.

Diterbitkan 24 Maret 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain Kepulauan Solomon dari OFC, peserta lain dalam FIFA Series 2026 adalah tuan rumah Indonesia (AFC), Bulgaria (UEFA), dan Saint Kitts dan Nevis (CONCACAF). Pertandingan akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Format turnamen ini adalah mini-turnamen dengan sistem gugur, di mana setiap tim akan memainkan dua pertandingan.

Komposisi Skuad dan Tim Teknis Bonitos

Ben Cahn tidak akan sendirian dalam memimpin Bonitos. Ia akan didampingi oleh Richard Greer, yang juga merupakan asisten pelatih di Solomon Kings FC. Kehadiran Greer diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan strategi tim selama FIFA Series berlangsung.

Selain itu, tiga pelatih lokal berbakat, Gideon Omokirio, Eddie Marahare, dan Stanley Waita, juga akan bergabung dalam tim teknis. Keterlibatan mereka merupakan bagian dari upaya pengembangan bakat kepelatihan lokal di Kepulauan Solomon, memastikan transfer pengetahuan dan pengalaman yang berkesinambungan.

Skuad nasional senior pria ini sebagian besar terdiri dari para pemain yang saat ini bermain untuk Solomon Kings FC di OFC Pro-League perdana. Tim teknis dan para pemain dijadwalkan berangkat dari Honiara menuju Jakarta, Indonesia, pada Senin, 23 Maret 2026. Komposisi tim yang solid ini diharapkan mampu menunjukkan performa terbaik mereka di kancah internasional.

Optimisme dan Harapan untuk Kemajuan Sepak Bola Solomon

Presiden SIFF, Donald Marahare, menyampaikan harapannya agar Ben Cahn, Richard Greer, dan seluruh skuad Bonitos dapat memberikan yang terbaik di Indonesia. Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai kesempatan bagi tim untuk mengukur kemampuan mereka.

Ben Cahn sendiri memiliki keyakinan bahwa tim senior pria dapat membuat kemajuan besar di panggung nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, dedikasi, dan kerendahan hati, serta terus bekerja keras untuk maju. Cahn melihat FIFA Series ini sebagai langkah awal yang sangat baik.

Partisipasi Kepulauan Solomon di FIFA Series 2026 bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang pembangunan jangka panjang. Ajang ini menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan pengalaman berharga, mengasah mental bertanding, dan memperkuat fondasi sepak Bola Kepulauan Solomon di masa depan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan