Sejarah juga mencatat bahwa Liverpool telah lolos dari sembilan dari 13 pertandingan Eropa setelah kalah 1-0 di leg pertama. Namun, rekor keseluruhan mereka dalam dua leg lebih menakutkan, dengan 11 eliminasi dari 16 pertandingan gugur UEFA setelah kekalahan tandang di leg pertama. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada harapan, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.
Optimisme Galatasaray dan Tantangan Tandang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527956/original/028518800_1773220741-galatasaray_vs_liverpool-7.jpg)
Di sisi lain, Galatasaray datang ke Anfield dengan kepercayaan diri tinggi setelah unggul agregat 1-0. Pelatih Okan Buruk memang mengakui bahwa Liverpool tetap favorit, namun tim raksasa Turki ini berada dalam posisi yang kuat untuk mencapai perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2012-13. Kemenangan di leg pertama menjadi modal berharga bagi mereka.
Galatasaray juga memiliki rekor yang solid dalam pertandingan dua leg setelah memenangkan leg pertama di kandang, dengan 14 kemenangan dari 17 kesempatan terakhir di kompetisi UEFA. Ini menunjukkan kemampuan mereka untuk mempertahankan keunggulan dan melaju ke babak selanjutnya. Konsistensi ini akan menjadi kunci saat mereka menghadapi tekanan di Anfield.
Namun, rekor tandang Eropa Galatasaray terbilang buruk, dengan 19 kekalahan dari 23 pertandingan tandang terakhir di Liga Champions. Mereka juga hanya meraih satu kemenangan dalam 12 perjalanan tandang terakhir ke Inggris, yaitu saat mengalahkan Manchester United 3-2 di fase grup Liga Champions 2023-24. Tantangan untuk meraih hasil positif di Anfield akan sangat besar.
Kelemahan pertahanan juga menjadi perhatian, karena Galatasaray hanya mencatatkan tiga clean sheet dalam 33 pertandingan terakhir di kompetisi UEFA. Menariknya, dua dari clean sheet tersebut justru dicatatkan saat melawan Liverpool musim ini. Tim asuhan Buruk sendiri belum kebobongan dalam tiga pertandingan terakhir di semua turnamen, termasuk kemenangan 3-0 atas Istanbul Basaksehir di Liga Super Turki.
Analisis Kekuatan Tim dan Absennya Pemain Kunci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1746643/original/021637800_1508578144-000_RT3KB.jpg)
Liverpool masih akan kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera jangka panjang, termasuk Alexander Isak, Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Wataru Endo. Namun, kabar baiknya adalah Mohamed Salah, Hugo Ekitike, dan Ibrahima Konate yang memulai dari bangku cadangan akhir pekan lalu, diperkirakan akan kembali menjadi starter. Kehadiran mereka akan sangat penting untuk menambah daya gedor dan soliditas tim.
Cody Gakpo dan Joe Gomez berisiko dicadangkan, sementara Florian Wirtz bisa menjadi pilihan di sayap, memungkinkan Dominik Szoboszlai untuk melanjutkan peran nomor 10. Szoboszlai adalah pencetak gol terbanyak Liverpool di Liga Champions musim ini dengan empat gol, dan performanya akan sangat diandalkan untuk membongkar pertahanan Galatasaray. Fleksibilitas di lini serang akan menjadi kunci bagi Liverpool.
Di kubu Galatasaray, Enes Buyuk masih absen karena cedera bahu, dan Davinson Sanchez diskors. Metehan Baltaci, Gokdeniz Gurpuz, serta Renato Nhaga juga tidak memenuhi syarat untuk bermain di Liga Champions. Abdulkerim Bardakci dan Ismail Jakobs kemungkinan akan kembali memperkuat lini pertahanan. Absennya Sanchez tentu menjadi kerugian besar bagi Galatasaray.
Pelatih Okan Buruk akan mempertimbangkan antara Yunus Akgun, Mario Lemina, atau Ilkay Gundogan di lini tengah. Victor Osimhen, pencetak gol terbanyak Galatasaray dengan 19 gol di semua kompetisi (termasuk tujuh di Liga Champions), akan menjadi ancaman utama. Ia kemungkinan akan didampingi oleh Baris Alper Yilmaz dan Noa Lang di lini serang, membuat Leroy Sane mungkin harus puas di bangku cadangan.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329037/original/095568800_1787217508-Screenshot_2026-08-20_160444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309638/original/028473800_1785232963-cek_fakta_-_bansos_balita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527194/original/053464100_1773194404-SLOT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3442604/original/068177900_1619627432-Logo_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3935431/original/028158700_1644977090-066345800_1639396255-021637800_1508578144-000_RT3KB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3465183/original/069875000_1621952583-74oimLX4_400x400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316067/original/044091200_1471006308-Liverpool_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319402/original/091926900_1786246748-silva.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328250/original/079726800_1787149280-Screenshot_19-8-2026_212018_www.fcbarcelona.com.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672509/original/083963900_1778482718-000_B2FC4CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559349/original/094885700_1776568983-selebrasi_man_united_goal_chelsea_man_utd_ap_kirsty_wigglesworth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325702/original/027471500_1786920457-Arsenal_s_Martin_Odegaard__right__celebrates_with_Arsenal_s_Kai_Havertz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533840/original/081197100_1773786728-AP26076741116887.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297024/original/038023100_1784063972-France_s_Lucas_Digne__3__fouls_Spain_s_Lamine_Yamal__19_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566205/original/032272900_1777127438-bruno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294460/original/077442800_1753406080-mason_2.jpg)