Motor Honda Semakin Membaik, Joan Mir dan Marini Pede di MotoGP 2026

Joan Mir dan Marini melihat perubahan besar di motor tim Honda pada MotoGP 2026. Kini mereka percaya diri bisa bersaing di depan.

OlehThomas
Diterbitkan 04 Maret 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Motor Honda HRC Castrol semakin berkembang di MotoGP 2026. Dua pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, pun semakin percaya diri bisa meraih kemenangan perdana sejak 2021.

Seperti diketahui Honda mengalami masa sulit di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan terakhir didapat pada MotoGP Prancis 2025 lewat Johann Zarco dari tim satelit LCR Honda. Sedangkan terakhir kali tim pabrikan Honda memenangi balapan MotoGP pada tahun 2021 di Emilia Romagna melalui Marc Marquez.

Memasuki MotoGP 2026, Honda mulai percaya diri. Mir dan Marini mengakui kerja keras mereka mulai memperlihatkan hasil positif. Mesin motor Honda musim ini semakin baik sehingga keduanya berani bersaing memperebutkan podium lagi di setiap balapan.

Pada seri pertama MotoGP 2026, Honda HRC Castrol memang tampil menjanjikan. Mir dan Marini bisa memberikan perlawanan dengan pembalap Ducati hingga Aprilia.

Mir bahkan sempat bersaing ketat dan melewati Fabio Di Giannantonio sebelum gagal finis akibat masalah di motornya. Sedangkan Marini sukses finis ke 10 di balapan utama.

Sedangkan pada sprint race, Mir sukses menempati posisi tujuh dengan Marini di urutan 10.

“Peningkatan terbaik musim ini adalah mesin. Honda melakukan dengan sangat baik soal mesin ini untuk memberikan kami mesin yang lebih baik dan paket lebih baik, lebih kuat. Saya pikir kita bertambah baik. Ini perbedaan utama saat membandingkan motor. Kita juga lebih baik dalam aerodinmik, chasis, elektronik. Perbedaan terbesarnya ada di mesin,” ujar Mir kepada beberapa media nasional termasuk Liputan6.com di sela-sela meet and greet yang diadakan Astra Honda Motor di Bali, Selasa (3/3/2026).

“Saya pikir Honda melakukan pekerjaan yang bagus, saya pikir jika kita melihat kembali dimana kita seperti dua tahun lalu, itu gila, ketika saya bergabung di Honda di tahun 2023, motornya tidak sama, maksud saya motornya tidak kompetitif, dan saya pikir dengan banyak kerjaan, dan banyak usaha dari saya sebagai pemandu, dari pabrik, dari semua orang yang bekerja di sana, kita dapat membalikkan sedikit situasi, dan segera akan tiba waktu untuk mengumpulkan apa yang kita kerjakan sepanjang periode ini,” sambung Mir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Senada dengan Mir, Marini juga melihat perubahan besar di motornya untuk MotoGP 2026. Meski motor membaik, Marini mengaku masih butuh kerja keras agar tim pabrikan Honda bisa mengakhiri puasa kemenangan di MotoGP. “Ya, motor kami lebih kompetitif, lebih baik, dan lebih baik di banyak area, tapi juga, manufaktur lainnya juga lebih baik, jadi tidak mudah untuk memenangkannya tahun ini, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan performa kami dalam beberapa balapan pertama ini, dan kita akan terus menikmatinya hingga akhir. Motor ini jauh lebih baik dalam pengereman, juga mesinnya,” kata Marini.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan