MLSC Bandung Seri 2 2025/2026 Makin Ketat dan Sengit, Bakal Ada Juara Baru

MLSC Bandung Seri 2 diikuti 2.154 siswi dari 91 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ikut gelaran MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025/2026

Diterbitkan 31 Januari 2026, 18:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan sengit tersaji di MLSC (MilkLife Soccer Challenge) Bandung Seri 2 2025/26 (kompetisi sepak bola putri usia dini). Setelah menuntaskan babak penyisihan grup, tim peserta bertarung di babak 8 besar yang digelar di Lapangan Candradimuka Pusdikif, Bandung, Sabtu (31/1/2026).

Seperti diketahui, turnamen sepak bola wanita usia dini ini, sudah berlangsung sejak Kamis (29/1) hingga Minggu besok (1/2/2026). MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 yang digelar bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation diikuti 2.154 siswi dari 91 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Mereka terbagi dalam dua kelompok usia: U-10 ada 66 tim dan U-12 diikuti 136 tim.

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Chalenge Bandung, Fauzi Bramantio, kepada media mengaku bangga dan bersyukur, karena selain pesertanya terus bertambah, juga dari sisi kemampuan atau kualitas pemain jauh bertambah. "Indikasinya terlihat dari hasil skor di beberapa pertandingan, sekarang sudah jarang skornya itu di atas lima, enam itu sudah semakin jarang," kata Fauzi.

Selain kemampuan individu pemain yang sudah merata, masing-masing sekolah lebih mempersiapkan dan juga sudah banyak yang ikut SSB. Menariknya lagi, kata Fauzi, untuk tahun ini akan ada juara-juara baru, karena tim-tim pemegang gelar seri lalu sudah tersingkir.

"Ya, itu uniknya di Bandung ya. Jadi setiap seri pasti ada juara baru dan kalau lihat yang hari ini sih harusnya seri dua juga juaranya sih sepertinya baru," ujarnya.

Menurut Fuzi, jumlah MLSC menjadi yang tertinggi sepanjang penyelenggaraan MLSC di Kota Kembang. Peningkatan partisipasi melanjutkan tren positif dari dua edisi sebelumnya, 1.798 siswi pada MLSC Bandung 2025 (Mei-Juni) dan 2.029 siswi pada MLSC Bandung Seri 1 2025–2026 (September).

Riyanti Jadikan Kegagalan Sebagai Motivasi

Persaingan ketat tim peserta harus dirasakan pemain SDN 129 Rancasawo Margasari, Riyanti Saffana Suryani. Pemain yang pernah meraih dua kali gelar Best Player di penyelenggaraan MLSC sebelumnya, gagal meneruskan kiprahnya, karena timnya tersingkir lebih cepat setelah kalah di babak 8 besar. "Tapi enggak apa-apa memang ditakdirin sama sama Allah sampai disitu," kata Riyanti yang mengaku sudah mencetak 12 gol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Riyanti mengaku sempat kecewa karena gagal melaju lebih jauh dan meraih gelar individu. Namun, ia memilih menjadikan kegagalan sebagai motivasi untuk terus berkembang. Riyanti menegaskan komitmennya untuk terus menekuni sepak bola. Meski saat ini duduk di kelas enam dan mulai fokus pada pendidikan, ia bertekad tetap aktif bermain dan mengikuti pembinaan di SSB.

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan