Mengenal Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka: Pernah Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia

Pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka, akan memimpin timnya melawan Persib Bandung di ACL 2, sosok yang tak asing bagi pecinta sepak bola Asia Tenggara.

OlehThomas
Diterbitkan 31 Desember 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ratchaburi FC, klub asal Thailand, akan menjadi lawan tangguh bagi Persib Bandung dalam ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026. Di balik strategi tim berjuluk The Dragons ini, ada sosok Worrawoot Srimaka, pelatih kepala yang memiliki rekam jejak panjang di kancah sepak bola Asia Tenggara. Ia bukan hanya dikenal sebagai manajer profesional, tetapi juga mantan pemain yang pernah berjaya di posisinya.

Worrawoot Srimaka, yang kini berusia 54 tahun, menjabat sebagai konsultan sekaligus pelatih kepala Ratchaburi FC. Penunjukannya sebagai pelatih kepala telah dilakukan sejak 19 November 2024, dengan kontrak yang akan berakhir pada 30 Juni 2026. Kehadirannya diprediksi akan membawa tantangan tersendiri bagi Persib Bandung, mengingat pengalamannya yang kaya baik sebagai pemain maupun pelatih.

Pertemuan antara Ratchaburi FC dan Persib Bandung di babak 16 besar ACL 2 akan menjadi panggung adu taktik antara Worrawoot Srimaka dan Bojan Hodak. Laga leg pertama akan digelar pada 11 Februari 2026 di Stadion Ratchaburi, Thailand, sementara leg kedua akan berlangsung pada 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Ratchaburi FC sendiri berhasil melaju ke babak ini setelah menjadi runner-up Grup F dengan sembilan poin dari enam pertandingan.

Worrawoot Srimaka: Dari Striker Ganas Hingga Pelatih Berlisensi Pro

Worrawoot Srimaka lahir di Songkhla, Thailand, pada 8 Desember 1971. Dengan tinggi sekitar 1,94 meter, ia dikenal sebagai penyerang tengah yang mematikan selama karir bermainnya. Ia adalah salah satu striker andalan Timnas Thailand dan memiliki kewarganegaraan Thailand.

Sebagai pemain, Worrawoot mengukir banyak prestasi. Ia memenangkan Thai League tiga kali, AFC Champions League dua kali, dan Queen's Cup sekali bersama Thai Farmers Bank. Bersama BEC Tero Sasana, ia meraih dua gelar Thai League dan mencapai final AFC Champions League 2003. Worrawoot juga menjadi pencetak gol terbanyak di Thai League musim 2001–02. Salah satu momen paling berkesan adalah saat ia mencetak hat-trick ke gawang Timnas Indonesia di final Kejuaraan AFF 2000, membantu Thailand menang 4-1 dan menjadi juara. Ia juga menjadi salah satu pencetak gol terbanyak turnamen tersebut dengan 5 gol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Total, Worrawoot Srimaka mencetak 29 gol untuk tim nasional sepak bola Thailand dalam 63 penampilan antara tahun 1991 dan 2002. Ketajamannya di depan gawang menjadikannya salah satu legenda sepak bola Thailand dan pernah menjadi mimpi buruk bagi Timnas Indonesia.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan