Real Madrid Minta Catatan Keuangan Barcelona 2010–2018, Kasus Negreira Memanas

Real Madrid meminta catatan keuangan Barcelona periode 2010–2018 seiring memanasnya Kasus Negreira, disertai kritik keras Florentino Perez terhadap otoritas.

Diterbitkan 26 Desember 2025, 11:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Konflik klasik antara Real Madrid dan Barcelona kembali memanas. Kali ini, tensinya meningkat ke level institusional setelah kubu Madrid secara resmi meminta akses ke dokumen keuangan internal Barcelona.

Permintaan itu berkaitan langsung dengan Kasus Negreira, skandal yang masih bergulir dan terus mengusik integritas sepak bola Spanyol. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahkan menyebutnya sebagai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola.

Dari podium pidato Natal klub, Perez melontarkan kritik tajam kepada otoritas sepak bola Spanyol. Barcelona pun tak tinggal diam, dengan Joan Laporta membalas serangan tersebut secara terbuka.

Serangan Terbuka Florentino Perez Soal Kasus Negreira

Dalam pidato Natal tahunan klub, Florentino Perez menyampaikan kekhawatiran utama Real Madrid terhadap situasi perwasitan di Spanyol. Ia menilai Kasus Negreira sebagai persoalan serius yang menuntut keadilan.

Perez menegaskan bahwa Real Madrid tidak berniat membiarkan kasus ini dilupakan, meski proses hukum berjalan lambat dan ada tekanan agar klub-klub bergerak maju. Bagi Madrid, isu ini menyangkut integritas kompetisi.

Ia juga mengkritik keras federasi dan operator liga yang dinilainya gagal melindungi kemurnian sepak bola. Menurut Perez, dampak sistemik dari kasus ini bisa merugikan banyak klub selama hampir dua dekade.

“Natal adalah waktu untuk refleksi. Klub ini membangun sejarah dan legendanya sendiri. Kami adalah klub dengan pendapatan tertinggi di dunia menurut Deloitte dan yang paling bernilai menurut Forbes. Ini membawa kami ke salah satu periode paling sukses dalam 15 tahun terakhir, baik di sepak bola maupun basket.”

“Namun Natal juga saat untuk merenung. Dan kekhawatiran terbesar Madrid adalah situasi perwasitan. Seperti yang Anda ketahui, situasi yang sangat serius terkait Kasus Negreira selama hampir dua dekade ini menuntut adanya keadilan.”

“Sangat tidak bisa dipahami bahwa institusi-institusi justru membiarkan Madrid sendirian dalam perjuangan ini. Bagaimana mungkin presiden wasit meminta kami melupakannya?"

"Bagaimana kami bisa melupakan skandal terbesar dalam sejarah sepak bola? RFEF dan La Liga punya kewajiban menjaga integritas.”

Inti Kasus Negreira yang Terus Membayangi

Kasus Negreira berpusat pada pembayaran lebih dari 7 juta euro yang dilakukan Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Negreira merupakan mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit Spanyol atau CTA. Pembayaran tersebut berlangsung dalam rentang panjang, dari 2001 hingga 2018. Bagi hierarki Real Madrid, kasus ini adalah luka terbuka yang belum sembuh. Selama belum ada kejelasan hukum, Madrid menilai isu ini tak bisa dianggap selesai begitu saja.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • liputan6
    Florentino Perez merupakan pebisnis asal Spanyol yang lebih dikenal luas karena menjabat sebagai presiden klub Real Madrid.
    Florentino Perez
  • Liga Spanyol
  • Joan Laporta