Gacor di Barcelona, Mengapa Raphinha Tak Masuk FIFA Best XI 2025?

Winger Barcelona, Raphinha yang tampil luar biasa sepanjang musim, justru tak masuk dalam daftar FIFA Best XI 2025.

Diterbitkan 17 Desember 2025, 15:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pengumuman penghargaan FIFA The Best 2025 resmi ditutup dengan satu keputusan yang memantik diskusi luas di kalangan pecinta sepak bola dunia. Nama Raphinha, winger andalan Barcelona yang tampil luar biasa sepanjang musim, justru tak masuk dalam daftar FIFA Best XI 2025. Keputusan ini terasa janggal, mengingat performa sang pemain nyaris sempurna di level klub maupun tim nasional.

FIFA menggelar malam penganugerahan The Best 2025 di Qatar, Rabu (17/12/2025) dini hari WIB. Selain mengumumkan peraih penghargaan individu, FIFA juga merilis susunan Tim Terbaik Tahun 2025. FIFA Best XI edisi kali ini disebut sebagai cerminan sepak bola modern, memadukan pemain berpengalaman dengan generasi muda yang tengah menanjak.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut susunan tersebut sebagai gambaran khas sepak bola sepanjang 2025. “Skuad tipikal 2025 merupakan kombinasi dari bintang berpengalaman dan talenta muda yang tampil meledak,” tulis FIFA di laman resmi mereka.

Materi Pemain Tim Terbaik FIFA 2025

Di sektor pertahanan, Virgil van Dijk dipercaya menjadi pemimpin barisan belakang. Bek Liverpool itu ditemani Achraf Hakimi, Nuno Mendes, serta debutan PSG, William Pacho.

Sementara posisi penjaga gawang jatuh kepada Gianluigi Donnarumma, yang dinilai tampil paling konsisten di tengah persaingan ketat bersama PSG dan Manchester City sepanjang musim.

Lini tengah FIFA Best XI juga diisi nama-nama elite. Jude Bellingham (Real Madrid), Pedri (Barcelona), Cole Palmer (Chelsea), dan Vitinha (PSG) dipilih sebagai pengatur permainan. Di lini depan, FIFA menunjuk duet eksplosif Ousmane Dembele, yang juga dinobatkan sebagai FIFA Best Men’s Player, bersama sensasi muda Barcelona, Lamine Yamal.

Prestasi Raphinha di Barcelona

Namun, perhatian publik justru tertuju pada satu nama besar yang absen. Raphinha, yang sebelumnya masuk daftar kandidat, gagal menembus susunan akhir FIFA Best XI. Keputusan ini langsung memunculkan tanda tanya, mengingat kontribusi signifikan winger asal Brasil tersebut sepanjang musim 2024/2025.

Di bawah arahan Hansi Flick, Raphinha menjelma menjadi motor serangan utama Barcelona. Ia mencatatkan 18 gol dan 10 assist di La Liga Spanyol, berperan besar dalam keberhasilan Blaugrana mempertahankan gelar juara.

Di Liga Champions, performanya bahkan lebih mencolok dengan torehan 13 gol dan 9 assist, menyamai rekor keterlibatan gol semusim milik Cristiano Ronaldo.

Penampilan impresif itu mengantarkan Raphinha meraih gelar Pemain Terbaik La Liga Spanyol. Kontribusinya juga berlanjut di level internasional bersama tim nasional Brasil, lewat gol-gol krusial di Copa America 2024 serta kualifikasi Piala Dunia 2026.

Catatan tersebut mengukuhkan statusnya sebagai salah satu winger paling produktif dan konsisten di dunia saat ini.

Pemilihan Tim Terbaik FIFA Sudah Adil

Menanggapi polemik yang muncul, FIFA menegaskan bahwa proses pemilihan FIFA Best XI telah dilakukan secara terbuka dan adil.

“Hasil pemilihan skuad tipikal ditentukan berdasarkan agregat suara dari dewan profesional dan penggemar global, dengan bobot masing-masing 50 persen,” tulis FIFA dalam keterangan resminya.

Meski harus menelan kekecewaan karena namanya tak tercantum di FIFA Best XI, reputasi Raphinha tetap berada di level tertinggi. Ia masih dipandang sebagai pemain komplet dengan performa stabil. Tantangan berikutnya pun sudah menanti: membawa Barcelona menaklukkan Liga Champions dan mengantar Brasil kembali berjaya di Piala Dunia 2026.

Sumber: FIFA

Klasemen La Liga 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan