Babak Final Scooter Prix 2025 Digelar di Sentul, Persaingan Menjadi Juara Begitu Ketat

Scooter Prix 2025 akan memainkan round 5 yang merupakan babak final akhir pekan nanti di Sentul, Bogor.

OlehThomas
Diterbitkan 03 Desember 2025, 05:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Ajang balap skuter terbesar di Indonesia, Scooter Prix 2025 akan memainkan round lima sekligus babak final pada 6-7 Desember 2025 di Sirkuit Sentul Karting Internasional, Jawa Barat. Persaingan sengit akan terjadi karena beberapa kelas masih terbuka untuk menjadi juara.

Persaingan yang begitu ketat memaksa tim balap tampil semaksimal mungkin dan, mengatur strategi yang jitu dalam mempersiapkan motor serta pembalapnya di Round 5 nanti untuk menjadi juara umum dan memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah.

Scooter Prix bukan hanya balapan saja tapi juga menjadi destinasi hiburan dan entertainment experience bagi para penggemar skuter dan para keluarga. Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati balap saja tapi juga ada playground untuk anak, deretan tenant kuliner dan juga dapat melihat langsung suasana paddock para tim balap. Pengunjung juga dapat menikmati aktivitas permainan seru berhadiah di booth sponsor.

Project Director Scooter Prix 2025, Priambodo Soesetyo menegaskan bila menjelang final round ini kondisi persaingan semakin panas karena ketatnya persaingan di dalam sirkuit. Hal ini terbukti saat di round 4 lalu di mana banyak pembalap yang tampil ngotot.

“Ada beberapa pembalap jatuh bahkan bersenggolan saat balapan. Apalagi sirkuitnya juga baru selesai direnovasi jadi makin nyaman buat balapan,” jelasnya saat konferensi pers, Selasa (2/12/2025).

 

Semua Masih Bisa Juara

Priam juga menjelaskan dari tiga kelas utama ada dua kelas yang persaingannya masih sangat sengit dan terbuka yakni kelas 2T Tune Up Open dan 2T Small Frame FFA Open. Sedangkan khusus untuk kelas 4T 220cc Open kemungkinan akan ada juara bertahan.

“Persaingan paling ketat ada di kelas 2T Small Frame FFA Open di mana peringkat 1 sampai 5 hanya selisih 9 poin saja. Jadi peluang untuk menjadi juara umum masih sangat terbuka,” ujar Priam.

Dari Kelas Utama persaingan masih ketat sampai round terakhir. Beberapa pembalap masih berpeluang menjadi juara umum di Kelas 2T Tune Up Open dan 2T Small Frame FFA Open.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di Kelas 2T Tune Up Open, pembalap M Abdul Azis dari Hoentoe 14 Gunsspeed yang berada di peringkat 1 selisih 11 poin dengan Adi Faisal dari Rifky Racing Team yang di peringkat kedua. Keduanya yang berpeluang besar menjadi Juara Umum di kelas ini.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan