Lolos ke Final Korea Masters 2025, Ini yang Disiapkan Raymond/Nikolaus untuk Juara

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menghadapi pasangan tuan rumah Lee Jongmin/Wang Chan di final Korea Masters 2025.

Diterbitkan 09 November 2025, 05:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terus menjaga asa menjadi juara Korea Masters 2025 setelah lolos ke final. Ganda putra Indonesia menghadapi pasangan tuan rumah Lee Jongmin/Wang Chan pada partai puncak di Wonkwang University Cultural and Sports Center, Minggu (9/11).

Raymond/Nikolaus tidak hanya menghadapi Lee/Wang, tapi juga pendukung tuan rumah pada laga nanti. Karena itu, pasangan unggulan kelima ini sudah tahu apa yang harus dipersiapkan baik dari nonteknis maupun strategi.

"Yang pasti kami siapkan dari kondisi badan harus fit, lalu dari pikiran juga ekspektasinya harus dijaga dan berdiskusi dengan pelatih untuk menentukan akan bermain seperti apa," kata Nikolaus.

"Untuk pola permainan yang disiapkan, pasti tetap menyerang dan siapkan kesabaran. Karena, tadi sudah melihat lawan untuk besok dan defence mereka bagus," ucap Raymond menambahkan.

Raymond/Nikolaus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke final Korea Masters 2025. "Pastinya senang, inikan pertandingan super 300 kedua kami dan bisa masuk ke final. Tapi, masih ada satu step lagi, tanggung kan kalau bisa juara kenapa tidak," tegasnya.

Ā 

Singkirkan Unggulan Ketiga

Raymond/Nikolaus lolos ke final setelah mengalahkan Zhi Yi Chen/Presley Smith. Pasangan ini menang straight game atas unggulan ketiga asal Amerika Serikat itu 21-15 dan 21-17.

"Kami selalu memakai pola menyerang dan di game pertama musuh-pun melakukan hal yang sama, jadi kami tidak mau terburu-buru melakukan serangan. Kami bongkar dulu pertahanan mereka, lalu setelah ada kans baru kami menyerang," papar Nikolaus.

"Tadi kami inisiatif menyerang duluan, hanya di game kedua itu mungkin karena terlalu bersemangat untuk menyerang defence kami kurang tenang dan ada erorr di situ. Sama untuk saya sendiri merasa mainnya belum keluar 100%," ucap Raymond menambahkan.

"Kunci kemenangan kami tadi, di game kedua sempat tertinggal dan Raymond tadi melakukan permainan di servis dan juga menguatkan pikiran agar rasa jangan mau kalahnya besar," pungkas Nikolaus.

Kadek Dhinda Terhenti

Debut Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi pada turnamen BWF Super 300 terhenti di semifinal Korea Masters 2025. Tunggal putri Indonesia itu kalah dari unggulan pertama asal Chinese Taipei Chiu Pin-Chian dengan rubber game 21-19, 19-21, dan 8-21.

"Di game pertama saya bermain all out dan asal masuk dulu. Lawan juga banyak mati sendiri terus nafsu untuk buru-buru matiin, di situ saya coba buat tahanin dan menang dengan skor tipis 21-19," katanya.

"Di game kedua, poinnya kejar-kejaran dan mepet terus. Di poin-poin akhir lawan kasih bola di belakang kiri saya dan bola lobnya menyerang dan dalam-dalam banget, jadi banyak pengembalian saya yang melebar dan lawan dapat poin dengan mudah."

"Game ketiga, saya sudah berusaha semaksimal mungkin namun ada kendala di kaki saya yang terkena kapalan dan memang sudah cape juga, nafas juga sudah tidak beraturan. Karena, dari kemarin mainnya juga rubber terus jadi kondisi hari ini belum bisa pulih sepenuhnya," ucap Kadek Dhinda lagi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Panama vs Inggris Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Bogi Triyadi, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan