Xabi Alonso Puji Thibaut Courtois Sebagai Kiper Terbaik Dunia Usai Menggila di Laga Liverpool vs Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan pujian setinggi langit kepada Thibaut Courtois setelah kiper asal Belgia itu tampil luar biasa meski timnya harus menelan kekalahan 0-1 dari Liverpool di Anfield, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.

Diterbitkan 05 November 2025, 09:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan pujian setinggi langit kepada Thibaut Courtois setelah kiper asal Belgia itu tampil luar biasa meski timnya harus menelan kekalahan 0-1 dari Liverpool di Anfield, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.

Gol tunggal Alexis Mac Allister pada menit ke-61 menjadi pembeda dalam duel sarat gengsi tersebut. Namun, skor akhir bisa saja jauh lebih buruk bagi Madrid andai bukan karena aksi gemilang Courtois di bawah mistar.

Kiper berusia 33 tahun itu mencatat delapan penyelamatan krusial, termasuk beberapa momen penting saat menggagalkan peluang emas Dominik Szoboszlai.

Pujian Xabi Alonso

Statistik itu menandai kali pertama Courtois mencatatkan setidaknya lima penyelamatan dalam laga Eropa sejak menghadapi Arsenal pada April lalu.

“Bagi saya, kami memiliki kiper terbaik di dunia. Kami beruntung memiliki Courtois. Dia tampil luar biasa hari ini,” ujar Alonso kepada Amazon Prime seusai pertandingan.

Performa tersebut mengingatkan publik pada penampilan heroik Courtois di final Liga Champions 2021/22 di Paris, ketika ia juga menjadi momok bagi Liverpool. Menariknya, sebelum kebobolan oleh tandukan Mac Allister, Courtois sempat mencatat rekor 19 penyelamatan beruntun tanpa kebobolan di Liga Champions musim ini.

Kepulangan Trent Alexander-Arnold

Selain soal performa sang kiper, laga ini juga diwarnai dengan kembalinya Trent Alexander-Arnold ke Anfield, setelah hengkang ke Real Madrid pada musim panas lalu.

Sebagaimana diduga, bek timnas Inggris itu mendapat sambutan dingin dari para pendukung The Reds ketika masuk sebagai pemain pengganti. Alonso pun menanggapinya dengan tenang.

“Reaksi seperti itu bisa dipahami. Dia fokus, ingin bermain, dan menghadapi pengalaman baru. Ini bagian dari proses adaptasinya. Kami senang memilikinya di tim,” kata Alonso.

Reaksi Xabi Alonso

Secara keseluruhan, Alonso menilai pertandingan berlangsung ketat dan intens.

“Itu laga yang sangat ketat. Setelah mereka unggul, kami mencoba mengejar, tapi kurang tajam di area sepertiga akhir. Kami berusaha menekan, tapi peluang yang kami ciptakan tidak cukup banyak,” ungkapnya.

Meski kalah, Alonso menegaskan bahwa perjalanan Madrid di fase grup Liga Champions masih panjang.

“Masih banyak poin yang bisa diraih. Kami akan terus berjuang,” tegasnya.

Liverpool memang tampil disiplin di lini belakang. Mereka hanya membiarkan Madrid melepaskan dua tembakan tepat sasaran dengan expected goals (xG) sebesar 0,45, catatan terendah Los Blancos dalam lebih dari setahun terakhir.

Dengan performa seperti ini, satu hal kembali terbukti: Thibaut Courtois tetap menjadi tembok terakhir yang sulit ditembus, bahkan ketika Real Madrid sedang tidak dalam performa terbaiknya.

Sumber: Amazon Prime

Klasemen League Phase Liga Champions

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jadwal Musim NBA 2026-2027 Tertunda, Menanti Keputusan Krusial LeBron James

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan