Cremonese vs Juventus: Memulai Era Baru dengan Pelatih Baru

Kini, tugas berat menanti Luciano Spalletti yang ditunjuk sebagai pelatih baru. Kehadirannya diharapkan bisa mengembalikan identitas dan konsistensi permainan Bianconeri yang sempat hilang dalam beberapa pekan terakhir.

Diterbitkan 31 Oktober 2025, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Juventus akhirnya mengakhiri rentetan delapan pertandingan tanpa kemenangan di tengah pekan lalu. Kemenangan atas Udinese membawa sedikit kelegaan sekaligus menandai awal baru bagi La Vecchia Signora yang kini akan berusaha meraih kemenangan beruntun saat bertandang ke markas Cremonese dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini.

Cremonese juga tengah dalam tren positif. Tim promosi itu baru saja menundukkan Genoa dan kini hanya terpaut satu poin dari Juventus di klasemen sementara. Duel di Stadio Zini pun berpotensi menghadirkan kejutan, dengan tuan rumah yang sedang percaya diri menghadapi raksasa yang tengah berbenah.

Keputusan Juventus memecat Igor Tudor menjadi langkah tegas untuk menghentikan penurunan performa. Kini, tugas berat menanti Luciano Spalletti yang ditunjuk sebagai pelatih baru. Kehadirannya diharapkan bisa mengembalikan identitas dan konsistensi permainan Bianconeri yang sempat hilang dalam beberapa pekan terakhir.

Spalletti dan Misi Mengembalikan Gairah Juve

Luciano Spalletti datang ke Turin membawa pengalaman besar dan reputasi tinggi. Ia diharapkan mampu mengembalikan Juventus ke jalur yang seharusnya setelah awal musim yang tidak stabil. Saat ini, Juve berada di peringkat ketujuh klasemen dengan catatan hanya dua poin dari tiga laga di Liga Champions — situasi yang menuntut perubahan cepat.

Kemenangan 3-1 atas Udinese bersama pelatih sementara Massimo Brambilla menjadi awal positif. Dusan Vlahovic mencetak gol pembuka lewat penalti, disusul Federico Gatti dan Kenan Yildiz yang memastikan tiga poin pertama Juventus sejak pertengahan September. Hasil itu sekaligus menjadi penanda bahwa mental tim mulai pulih menjelang kedatangan pelatih baru di pinggir lapangan.

Musim ini menjadi kali ketiga secara beruntun Juventus berganti pelatih di tengah musim. Situasi tersebut menunjukkan betapa klub ini tengah berusaha menemukan kembali keseimbangannya. Salah satu tugas utama Spalletti adalah memperbaiki rekor tandang yang buruk, karena sejauh ini, Juventus baru mengoleksi empat poin di laga luar kandang.

Tantangan dari Cremonese

Ujian pertama Spalletti datang dari Cremonese yang sedang dalam performa meyakinkan. Setelah dua tahun absen dari Serie A, tim asuhan Davide Nicola tampil solid dengan torehan 14 poin dari sembilan pertandingan. Emil Audero dan kawan-kawan juga belum terkalahkan di kandang musim ini, mencatat satu kemenangan dan tiga hasil imbang di Stadio Zini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kemenangan atas Genoa pada laga sebelumnya menunjukkan betapa efektifnya permainan Cremonese. Federico Bonazzoli mencetak dua gol kemenangan, sementara kerja sama lini serang semakin matang seiring adaptasi pemain baru seperti Jamie Vardy. Performa ini membuat mereka jauh dari tekanan zona degradasi. Juventus sendiri terakhir kali menang di Stadio Zini pada Mei 2023 dengan skor tipis 1-0. Namun, kali ini, situasinya berbeda. Cremonese sedang percaya diri, sedangkan Juventus masih mencari kestabilan di bawah arahan Spalletti. Pertandingan ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga menjadi gambaran awal sejauh mana Juventus siap memulai era baru dengan pelatih barunya.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan