Baru 2 Bulan Pindah Cabor, Syifa Sumbang Perunggu untuk Indonesia di Asian Youth Games 2025

Syifa rupanya baru dua bulan menekuni teqball. Sebelumnya dia bermain sepak takraw. Namun Syifa sudah sukes merebut perunggu di AYG 2025.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Oktober 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Perbedaan antara cabor sepak takraw dan teqball itu adalah jenis bolanya dan jenis permainannya. Kalau takraw itu menggunakan net seperti badminton, sedangkan untuk teqball kita seperti bermain sepak bola. Tetapi kita bermain seperti di tenis meja tetapi agak sedikit melengkung mejanya," imbuh Zulfikar.

Potensi Dipertandingkan di Olimpiade Remaja

Selanjutnya, POTSI akan kembali mencari atlet potensial dari sepak takraw untuk dibina menekuni teqball. Apalagi teqball lebih punya potensi untuk dipertandingkan di Olimpiade Remaja mengingat lebih banyak negara anggota IOC yang menekuni olahraga ini ketimbang sepak takraw.

"Kami mungkin untuk yang atlet-atlet junior ini kami akan lebih memfokuskan untuk mengikuti acara Olympic Youth Games. Karena kami memang sangat berpikir potensi kami untuk Olimpiade dengan kita banyaknya beberapa atlet sepak takraw yang kita akan kembangkan dan mengajak untuk ikut dalam cabor teqball. Indonesia punya potensi besar untuk ikut Olimpiade Remaja karena olahraga ini belum familiar, hanya beberapa negara saja," tegas Zulfikar.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan