Pertarungan Tiga Monster: Haaland, Kane, dan Mbappe Berebut Takhta Eropa

Erling Haaland, Harry Kane, dan Kylian Mbappe sedang bersaing ketat sebagai pencetak gol terbaik Eropa. Siapa yang paling pantas disebut striker nomor satu dunia?

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 10:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski sempat diragukan ketika meninggalkan Premier League, Kane membuktikan dirinya bisa beradaptasi di Jerman. Sejak berseragam Bayern, ia mencetak 104 gol dalam 107 pertandingan, rasio mencetak gol yang luar biasa untuk penyerang berusia 32 tahun.

Musim ini saja, Kane telah mencetak 19 gol dalam 11 laga di semua kompetisi untuk Bayern. Ia juga mencatat empat gol di Liga Champions melawan Chelsea dan Pafos.

Dengan Bayern kembali kokoh di puncak Bundesliga, satu target tersisa kini menjadi prioritas: trofi Liga Champions yang selama ini selalu lolos dari genggamannya.

Kylian Mbappe: Raja Baru Madrid dan Ancaman Abadi

Setahun setelah kepindahannya ke Real Madrid, Kylian Mbappe kini benar-benar menemukan tempatnya. Awal yang tersendat kini berubah menjadi fase dominasi. Ia telah mencetak 15 gol dalam 11 pertandingan untuk Madrid di La Liga dan Liga Champions.

Mbappe kini memimpin daftar top skor La Liga dengan 10 gol, dan telah menambah lima lainnya di Eropa hanya dari dua pertandingan. Catatan itu menjadikannya penyerang paling efisien di kompetisi utama Eropa sejauh ini.

Karakteristiknya yang khas, cepat, licin, dan mematikan dari berbagai posisi, menjadikannya ancaman konstan bagi pertahanan lawan. Carlo Ancelotti menempatkannya sebagai penyerang tengah, dan strategi itu terbukti berhasil. Ia kini menjadi pusat permainan Madrid di bawah Xabi Alonso yang melanjutkan sistem tersebut.

Untuk tim nasional Prancis, Mbappe juga tetap tak terbendung: tiga gol dari tiga penampilan terakhir. Dalam 14 pertandingan untuk klub dan negara musim ini, hanya sekali ia gagal mencetak gol, sementara 11 laga terakhirnya selalu diakhiri dengan torehan gol.

Menakjubkan, Mbappe telah menjadi top skor liga domestik selama tujuh musim berturut-turut: enam kali bersama PSG dan kini berlanjut di musim debutnya di Madrid.

Ketiganya kini berada di puncak performa menuju penghargaan Ballon d’Or 2026. Jika Haaland membawa City kembali ke final Liga Champions, Kane mengantarkan Bayern menjuarai Eropa, atau Mbappe mengulang dominasi di La Liga dan Eropa maka perdebatan siapa yang terbaik mungkin akan ditentukan oleh trofi yang mereka angkat di akhir musim.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan