Krisis Cedera Jelang El Clasico: Real Madrid dan Barcelona Sama-Sama Pincang

El Clasico pada 26 Oktober diwarnai krisis cedera. Total 15 pemain Real Madrid dan Barcelona diragukan tampil, termasuk Mbappe, Yamal, dan Lewandowski.

Diterbitkan 16 Oktober 2025, 10:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Real Madrid Juga Tak Luput dari Masalah Cedera

Real Madrid tidak jauh lebih beruntung. Tujuh pemain utama mereka juga menghadapi persoalan kebugaran, termasuk bintang anyar Kylian Mbappe.

Mbappe mengalami cedera pergelangan kaki kanan yang memburuk saat tampil membela Prancis di kualifikasi Piala Dunia. Cedera ini merupakan kambuhan dari masalah yang sudah ia alami di Madrid. Ia disebut masih “50-50” untuk tampil di El Clasico.

Masalah serupa juga dialami Franco Mastantuono, yang harus menepi karena cedera paha kiri saat bermain untuk Argentina. Cedera ini tidak parah, namun waktu pemulihan bisa membuatnya absen di Bernabeu.

Bek muda Dean Huijsen juga diragukan tampil setelah hasil pemeriksaan menunjukkan tanda-tanda kelelahan otot. Sementara Dani Carvajal, yang cedera dalam derby melawan Atletico Madrid, disebut dalam tahap pemulihan positif dan mungkin bisa bergabung dalam latihan penuh usai jeda internasional.

Namun kabar kurang baik datang dari Trent Alexander-Arnold, yang dipinjam Madrid musim ini. Ia mengalami cedera tendon paha pada 16 September dan diperkirakan absen enam hingga delapan minggu, praktis menutup peluang tampil di El Clasico.

Selain itu, Ferland Mendy masih absen panjang sejak April lalu karena cedera otot di final Copa del Rey melawan Barcelona. Ia masih berlatih terpisah dan belum memiliki jadwal pasti untuk kembali.

Sementara Antonio Rudiger juga menambah daftar panjang. Bek Jerman itu cedera paha kiri pada September dan diperkirakan butuh waktu 10–12 minggu pemulihan. Menurut laporan harian AS, ini akan menjadi kali ketiga Rudiger absen panjang hanya dalam satu tahun kalender.

Kedua Pelatih Dipaksa Berimprovisasi

Hansi Flick dan Xabi Alonso sama-sama menghadapi ujian besar dalam duel ini. Flick harus mencari cara agar lini depan Barcelona tetap tajam meski kehilangan Lewandowski, Raphinha, dan mungkin Yamal.

Di sisi lain, Alonso juga tak bisa terlalu bergantung pada Mbappe, yang kondisinya belum pulih sepenuhnya. Ketiadaan Rudiger dan Mendy membuat lini belakang Madrid berpotensi rapuh jika dipaksa meladeni serangan cepat Barcelona.

Dengan situasi seperti ini, El Clasico edisi Oktober mungkin lebih banyak bergantung pada strategi, bukan sekadar kekuatan individu. Kedalaman skuad, fleksibilitas taktik, dan kecerdikan manajer akan menjadi faktor penentu.

Dengan total 15 pemain cedera atau diragukan tampil, baik Real Madrid maupun Barcelona harus mengandalkan rotasi pemain muda dan cadangan. Situasi ini bukan hanya memengaruhi El Clasico, tapi juga berpotensi mengguncang persaingan La Liga secara keseluruhan.

Jika Barcelona gagal memulihkan beberapa pemain kunci, mereka bisa kehilangan momentum dalam perburuan gelar. Sebaliknya, Madrid yang kehilangan kekuatan bertahan bisa tergelincir di laga-laga penting setelah derby terbesar Spanyol itu.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Liga Spanyol
  • El Clasico