Bikin Juventus Makin Gacor, Ini Manuver Spektakuler Igor Tudor

Tumpulnya lini serang Juventus membuat Igor Tudor harus memutar otak dengan merombak taktik. Tudor berencana duetkan Jonathan David dengan Dusan Vlahovic untuk memecah kebuntuan di sektor penyerang.

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Juru taktik Juventus, Igor Tudor, sukses membawa Nyonya Tua ke posisi kokoh di Serie A musim ini. Juventus belum mengalami satu pun kekalahan dalam enam pertandingan di Serie A. Sayangnya catatan positif ini tidak dibarengi dengan performa impresif lini serang mereka.

Lini serang Bianconeri cukup tumpul di musim ini. Vlahovic yang menjadi top skor sementara klub, justru mencetak keempat golnya dari bangku cadangan. Sedangkan dua rekrutan baru musim ini, Jonathan David baru mencetak satu gol dan Lois Openda bahkan masih nihil.

Gazzetta dello Sport melaporkan jika Igor Tudor akan merombak sistemnya untuk mengatasi kebuntuan di lini serang. Pelatih asal Kroasia itu berencana merombak sistem 3-4-2-1 dengan menduetkan David dan Vlahovic. Dalam rencana ini, Kenan Yildiz akan bermain di belakang dua striker tersebut.

AC Milan Jadi Kelinci Percobaan Tudor

Gebrakan dari pelatih berusia 47 tahun tersebut nampak mulai ia pertimbangkan secara serius. Pada laga melawan AC Milan sebelum jeda internasional, ia menggunakan momen tersebut sebagai kesempatan untuk bereksperimen.

Dalam laga di Allianz Stadium tersebut, Tudor melakukan perubahan di menit akhir pertandingan. Ia mengganti formasi 3-4-2-1 menjadi 3-5-2 dengan menarik Yildiz ke bangku cadangan, menyisakan dua pemain di lini depan.

Tudor juga pernah memainkan David dan Openda secara bersamaan ketika menghadapi Borussia Dortmund. Namun, dalam laga tersebut, sistem yang Juve gunakan masih belum benar-benar berubah karena masih menggunakan 3-4-2-1 dengan David yang berganti posisi menjadi gelandang serang.

Pemain yang Berpontensi Jadi Korban Sistem Baru

Perubahan taktik menjadi 3-5-2 akan membuat Bianconeri memiliki kehadiran yang lebih signifikan di sepertiga akhir. Tumpuan serangan akan terpusat pada dua penyerang tengah dan gelandang serang kreatif di belakangnya.

Taktik baru ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lini serang. Sayangnya, akan ada sejumlah pemain yang akan terdampak dari perubahan sistem ini.

Menit bermain Francisco Conceicao dan Edon Zhegrova kemungkinan akan berkurang. Perombakan ini dapat memaksa kedua pemain itu untuk berpindah peran sebagai pengganti Yildiz yang lebih diunggulkan untuk mengisi pos gelandang serang utama.

Laga melawan Como pada akhir pekan nanti, akan menjadi ajang pembuktian sukses atau tidaknya sistem baru Tudor.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Skotlandia vs Brasil: Menanti Aksi Neymar

Mochamad Thoriq Nur Furqon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan