Adrien Rabiot Lontarkan Kritik Keras Soal Dimainkannya Laga AC Milan vs Como di Australia: Benar-Benar Gila!

Adrien Rabiot mengecam rencana Serie A menggelar laga AC Milan vs Como di Australia, sementara UEFA memberi respons hati-hati atas kontroversi ini.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Rencana menggelar pertandingan Serie A antara AC Milan dan Como di Australia menimbulkan perdebatan besar. Ide tersebut diklaim sebagai upaya mempromosikan sepak bola Italia di pasar global. Namun, langkah itu juga memicu banyak kritik dari pemain hingga pengamat sepak bola. Salah satu yang paling vokal adalah gelandang bintang Milan, Adrien Rabiot.

Pertandingan Milan kontra Como rencananya akan berlangsung di Perth pada Februari mendatang. Keputusan ini disebut diambil demi memperluas jangkauan komersial liga dan menarik basis penggemar di luar Eropa. Meski begitu, banyak pihak menilai langkah tersebut terlalu ekstrem dan melupakan nilai tradisional kompetisi domestik. Serie A bahkan menjadi liga pertama yang berani mengambil langkah sejauh itu.

UEFA dikabarkan memberikan izin dengan sangat berat hati. Mereka menyebut keputusan ini muncul karena “celah regulasi global” yang belum diatur secara ketat di tingkat internasional. Walau demikian, UEFA menegaskan bahwa langkah ini seharusnya tidak menjadi contoh untuk kompetisi lain.

Di sisi lain, para pemain mulai bersuara soal dampaknya terhadap fisik dan kalender yang sudah padat. Mereka mempertanyakan alasan di balik penerbangan lintas benua hanya untuk pertandingan liga yang seharusnya digelar di Italia. Rabiot menjadi sosok pertama yang menyuarakan ketidaksetujuan dengan sangat keras.

Rabiot Tak Terima: Benar-Benar Gila dan Absurd

Adrien Rabiot, yang baru bergabung dengan AC Milan musim panas ini, langsung bereaksi keras terhadap kabar tersebut. Gelandang asal Prancis itu menilai ide memainkan pertandingan liga domestik sejauh 14.000 kilometer dari Italia sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. Baginya, keputusan ini menunjukkan bagaimana uang dan popularitas telah menggeser esensi sepak bola.

Rabiot bahkan mengaku terkejut saat pertama kali mendengar pertandingan Milan melawan Como akan dimainkan di Australia. Ia menilai hal itu tidak mempertimbangkan kondisi pemain dan jadwal kompetisi yang sudah terlalu padat. “Saya terkejut ketika mengetahui bahwa AC Milan dan saya akan memainkan pertandingan Serie A melawan Como... di Australia! Ini benar-benar gila,” ujarnya.

>Menurut Rabiot, keputusan itu tidak mencerminkan perhatian terhadap kesejahteraan pemain. Ia menilai federasi hanya fokus pada keuntungan finansial dan promosi internasional, tanpa melihat dampak logistik yang besar. “Ini adalah perjanjian finansial untuk memberikan visibilitas kepada liga, hal-hal yang berada di luar jangkauan kami,” tambahnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Banyak pembicaraan tentang jadwal dan kesehatan pemain, tetapi semua ini terasa sangat absurd. Sungguh gila melakukan perjalanan bermil-mil jauhnya untuk pertandingan antara dua tim Italia di Australia. Kami harus beradaptasi, seperti biasa,” lanjut Rabiot kepada Le Figaro.

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Como 1907 merupakan klub sepak bola asal Italia yang diakusisi pengusaha asal Indonesia, Bambang dan Budi Hartono pada tahun 2019
    Como 1907 merupakan klub sepak bola asal Italia yang diakusisi pengusaha asal Indonesia, Bambang dan Budi Hartono pada tahun 2019
    Como 1907
  • Adrien Rabiot
  • Como