Pertarungan Panas Dua Rider Nasional Zidane dan Asep Lukman Bakal Bikin Sengit Putaran Final Trial Game Dirt 2025

Dua rider nasional M. Zidane dan Asep Lukman, yang tengah mendominasi klasemen kelas utama FFA Open dan Campuran Open musim ini, akan bersaing ketat di putaran final.

Diterbitkan 04 Oktober 2025, 05:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara itu Mariachi Gunawan dari Genta Auto & Sport selaku promotor, mengatakan kembalinya gelaran putaran final ke Bandung merupakan keputusan tepat. Ia menyebut, selain jadi tontonan menarik, ajang ini membuka kesempatan besar buat rider-rider lokal berpartisipasi dan unjuk performa di lintasan.

“Dari sisi partisipasi peserta, sebenarnya sangat baik. Cukup banyak pebalap-pebalap baru yang ikut dan mau merasakan ekstrimnya atmosfer Trial Game Dirt,” ujar Mariachi.

Sirkuit Lapangan Tritan Point Berkarakter Tanah

Dijelaskan Mariachi, Sirkuit Lapangan Tritan Point di Jalan Raya Cipadung, menawarkan tantangan berbeda. Layout lintasan akan diubah dan tidak sama dengan seri sebelumnya, membuat para pembalap harus cepat beradaptasi.

Soal rintangan alias obstacle, Mariachi menambahkan, seri kelima ini tetap akan menghadirkan beragam obstacle ikonik dari Trial Game Dirt. Mulai dari double car jump, giant table top, titian kobra, jumpingan patah, hingga bigfoot jump.

“Sirkuit Tritan Point merupakan arena baru bagi para peserta. Sirkuit ini berkarakter tanah beralas rumput dan cenderung tidak keras. Kemudian lintasanya tidak terlalu lebar, akan tetapi lebih panjang. Jadi akan ada beberapa tikungan tajam yang menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap,” beber Mariachi.

Asep Lukman Tetap Berpeluang besar Rebut Juara Umum

Trial Game Dirt 2025 di Bandung menggelar balapan di empat kelas, dengan dua kelas utama yang jadi incaran rider-rider elite nasional serta titel kombinasi juara umum musim, yaitu FFA Open dan Campuran Open, serta dua kelas pendukung yaitu Campuran Non Seeded dan FFA Master.

Di kelas utama FFA Open misalnya, Zidane masih unggul di puncak dengan mengantongi 95 poin, ditempel ketat oleh Asep Lukman bermodal 85 poin di urutan kedua.

Begitu juga di kelas Campuran Open yang tak kalah gengsinya. Zidane masih di atas angin dan jadi unggulan lantaran mengoleksi total 93 poin. Lagi-lagi pebalap asal Blitar ini unggul dengan selisih 19 poin dari Asep Lukman di peringkat kedua.

Meski begitu, Asep Lukman tetap punya peluang besar merebut mahkota juara umum jika melihat performa Zidane yang sedikit mengendur sejak dua seri terakhir. Asa merebut juara umum TGD tak pernah padam di benak rider asal Boyolali ini.

Insiden Rantai Putus Dialaminya di Seri Solo

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan