Budaya Sepak Bola Putri Makin Kuat, Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025/26 Lahirkan Calon Pemain Bintang Baru

MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 1 2025/2026 mengalami peningkatan bukan hanya dari jumlah peserta, tapi juga kualitas permainan individu dan tim

Diperbarui 20 September 2025, 19:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Calon bintang-bintang sepakbola putri baru mulai bermunculan di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 1 2025/2026. Di usianya yang masih belia, bibit-bibit unggul ini sudah menunjukkan kemampuan individu maupun kerjasama tim.

Turnamen sepak bola putri yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini, memang digelar untuk siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Tahun ini Total, ada 1.904 pelajar dari 78 SD dan MI yang memeriahkan turnamen ini. Mereka terbagi ke dalam 64 tim untuk kelompok usia (KU) 10 dan KU 12 ada 112 tim. Turnamen digelar di Lapangan Chandradimuka Pusdikif dan Stadion Sidolig, Bandung, pada 16-21 September.

Berbeda dari perhelatan sebelumnya yang digelar di 8 kota, MLSC 2025/2026 diadakaan di 10 kota, yakni Kudus, Semarang, Surabaya, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo, Malang dan Jakarta. Di setiap kotanya, turnamen ini akan berlangsung sebanyak dua seri.

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Bandung Fauzi Bramantio kepada media, Sabtu (20/9/2025) mengatakan penyelenggaraan turnamen tahun ini mengalami peningkatan, bukan hanya jumlah peserta tapi juga kualitas pemain dan tim. "Terutama di KU 12 yang saya lihat persaingannya sudah jauh lebih ketat. Pertama terlihat dari segi skor, kemudian juga kita terlihat dari anak-anak hasil ekstra training yang sudah ada," ujarnya.

Fauzi menjelaskan dari ajang MLSC kali ini, ada beberapa bintang baru yang muncul, termasuk dari sekolah-sekolah yang baru mengikuti turnamen. Dia melihat peningkatan kualitas permainan, karena beberapa tim memang diisi anak-anak yang latihan dengan ekstra training ataupun ikut Sekolah Sepak Bola (SSB), sehingga progresnya cukup pesat.

Tembus Timnas Putri Indonesia U-16

Perubahan-perubahan ini juga dipengaruhi atmosfer dan budaya sepak bola di Kota Bandung yang sudah kuat, termasuk di sektor putri. "Terbukti sudah banyak sekarang sekolah-sekolah ataupun SSB yang membuka kelas khusus putri," ujarnya.

Ini dibuktikan dari banyaknya pemain asal Bandung yang menembus timnas putri Indonesia U-16 di Piala AFF Agustus lalu, seperti Diva Aulia dan Nafeeza Ayasha Nori. Diva sendiri merupakan salah satu pemain di Hydroplus Piala Pertiwi Bandung U-14 dan U-16 All Stars 2025.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Harapan besar dari gelaran ajang MLSC 2025/2026 juga datang dari coach atau pelatih SDN 026 Bojongloa, Riska Noor Aprilia. Penampilan tim yang bertanding di KU 12, cukup menyita perhatian, dan di turnamen kali ini sudah lolos ke babak 16 besar. Sekolah dasar ini, kata Riska, sudah mengikuti empat series sejak yang pertama pada 2024. "Pertama kali ikut masu 8 besar, terus series kemarin empat besar. Semoga sekarang bisa lebih lebih ditingkatkan ya," ujarnya. "Targetnya sih tahun ini jadi juara."

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan