Menyibak Isi Asrama PB Djarum Kudus: Tempat Generasi Bulu Tangkis Masa Depan Menyulam Asa

Asrama PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah kerap dipandang sebagai titik awal atlet muda meraih mimpi jadi pebulu tangkis dunia. Dengan fasilitas superlengkap, Djarum berupaya memaksimalkan potensi setiap atlet sembari menempa mereka dengan kedisiplinan.

Diterbitkan 12 September 2025, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di balik gerbang menuju Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, berdiri gedung yang kerap dianggap sebagai 'pintu emas' dimulainya mimpi calon bintang bulu tangkis masa depan.

Gedung itu ialah Asrama PB Djarum yang letaknya di Jalan Purwodadi, Kudus, Pejaten, Jati Kulon. Berdiri di lahan seluas 4,3 hektar, lokasi ini terdiri atas berbagai kompleks dengan sarana yang menunjang keseharian para atlet muda, mulai dari gelanggang olahraga hingga deretan kamar.

Detail lain juga dirancang sedemikian rupa untuk memecut motivasi atlet. Di antaranya ialah taman plaza yang menampilkan nama-nama jebolan PB Djarum peraih gelar ajang bergengsi dunia, seperti Piala Sudirman, Olimpiade, Kejuaraan Dunia, dan Piala Thomas-Uber, hingga hall of fame berisikan plakat foto legenda yang telah pensiun.

Bagi banyak orang, terutama mereka yang menetap di dalamnya, Asrama PB Djarum di GOR Djarum Jati, Kudus jelas bukan sekadar tempat tinggal biasa.

Ini merupakan simbol perjalanan panjang atlet sejak mulai mengikuti audisi umum, lolos menjadi pebulu tangkis binaan, sampai meraih cita-cita masuk pelatnas dan main di panggung dunia.

Dinding-dinding bangunan seolah menjadi saksi bisu keseharian padat nan disiplin yang dijalani para penggawa. Setiap sudut seakan membisikkan: mimpi dimulai dari sini. Lantas seperti apa sebenarnya wajah rumah gerbang emas itu?

Kamar Atlet: Ruang Dimulainya Setiap Mimpi

GOR Djarum Jati, Kudus, pertama diresmikan pada 27 Mei 2006. Pembangunannya berlangsung sekitar dua tahun sejak dimulai pada 2004.

Di lahan ini, area seluas 1.834 meter persegi difungsikan sebagai asrama atlet yang terpisah untuk putri dan putra. Masing-masing memiliki 20 kamar, dengan setiap kamar dihuni dua orang.

GOR Djarum Jati sendiri menjadi rumah bagi atlet bulu tangkis muda kategori tunggal. Para pemain ganda menghuni asrama GOR Kaliputu yang sama-sama terletak di Kabupaten Kudus. Jumlah penghuni di kedua asrama ini mencapai 80 orang dari total 160 atlet secara keseluruhan, termasuk level elite yang tinggal di Jakarta.

Bicara soal fasilitas, kelengkapan kamar Asrama Djarum Jati lebih dari cukup untuk menghadirkan kenyamanan bagi para atlet. Dua ranjang twin terletak di salah satu sisi kamar dengan dibatasi nakas. Dipannya punya kompartemen tambahan untuk menyimpan barang-barang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di seberang tempat tidur, terdapat meja belajar panjang berisi dua kursi, lengkap rak ambalan di dinding bagian atas. Lemari built-in dibuat di sisi lainnya dengan ukuran lebih dari cukup untuk menampung pakaian dua orang. Fasilitas penunjang seperti AC dan keranjang pakaian kotor juga disediakan di masing-masing kamar. Seluruhnya cukup untuk menunjang keseharian atlet muda yang ditantang hidup disiplin sejak dini.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan