Prestasi Olahraga Pencak Silat di Indonesia dan Jalan Panjang Menuju Olimpiade

Telusuri perjalanan panjang Sejarah Olahraga Pencak Silat di Indonesia, dari akar budaya hingga pengakuan UNESCO dan berbagai prestasinya di panggung internasional yang membanggakan.

OlehThomas
Diterbitkan 07 September 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Pencak silat, seni bela diri tradisional yang mengakar kuat di kepulauan Nusantara, khususnya Indonesia, telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diakui secara global. Warisan budaya ini tidak hanya sekadar gerakan fisik, melainkan juga cerminan nilai-nilai luhur dan filosofi hidup masyarakat Indonesia. Perkembangannya yang dinamis telah membawa pencak silat dari arena lokal ke panggung kompetisi internasional.

Seni bela diri ini telah melalui perjalanan panjang, beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan esensi aslinya. Dari masa kerajaan kuno hingga era modern, pencak silat terus berevolusi, mencetak atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama bangsa. Pengakuan internasional, termasuk penetapan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO, semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset berharga.

Sebagai cabang olahraga, pencak silat telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di kancah domestik, pencak silat secara konsisten menjadi cabang olahraga yang dilombakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), menunjukkan popularitas dan pentingnya di Indonesia.

Di tingkat regional, pencak silat hampir selalu dipertandingkan dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) sejak tahun 1987.

Pencapaian Gemilang Olahraga Pencak Silat di Kancah Internasional

Indonesia seringkali menjadi juara umum di cabang olahraga ini. Sebagai contoh, pada SEA Games 2023 di Kamboja, tim pencak silat Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan perolehan 9 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu, menjadikannya penyumbang medali emas terbanyak untuk kontingen Indonesia. Pencak silat juga menjadi salah satu cabang olahraga baru yang dipertandingkan di Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia, menarik 166 atlet dari 16 negara.

Prestasi dunia juga tak kalah cemerlang. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-19 tahun 2022 di Melaka, Malaysia, dengan perolehan 11 medali emas, 9 perak, dan 8 perunggu. Timnas Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang sebagai juara umum di Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-20 dan Kejuaraan Dunia Pencak Silat Junior ke-5 yang digelar di Abu Dhabi pada Desember 2024.

Di kategori senior, Indonesia meraih 11 emas, 7 perak, dan 5 perunggu, sementara di kategori junior meraih 11 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, dengan partisipasi 1.100 peserta dari 57 negara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Popularitas pencak silat tidak hanya terbatas di Asia Tenggara. Seni bela diri ini juga dikenal luas di negara-negara seperti Australia, Belanda, Jerman, dan Amerika Serikat. Saat ini, tercatat ada komunitas, perguruan, dan festival pencak silat di 52 negara di dunia, menunjukkan jangkauan global yang semakin meluas. Ini membuktikan bahwa pencak silat bukan hanya warisan Indonesia, tetapi juga telah menjadi bagian dari budaya olahraga global.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan