Mila pun tengah bersiap untuk kembali berlaga bersama tim dalam MTB Downhill World Championships 2025 di Valais, Swiss, pada 30 Agustus-14 September.
Ikuti Jejak Pembalap Jepang
Keberhasilan Mila ini membuat bangga legenda downhill Indonesia, Risa Suseanty, yang kini menetap di Belgia.
“Ini pencapaian luar biasa untuk atlet Indonesia. Kalau dulu rider Asia yang dikontrak tim Eropa kebanyakan dari Jepang, sekarang Indonesia bisa melakukannya. Ini momen yang membanggakan,” ujar Risa, yang semasa aktif dijuluki Ratu Downhill Asia Tenggara.
Risa menyebut pencapaian Mila menunjukkan besarnya peluang internasional bagi atlet Indonesia, apalagi dukungan penuh juga diberikan Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).
Ia pun memberi pesan khusus untuk Mila agar tetap konsisten.
“Masuk tim Eropa saja sudah prestasi besar. Jadi target jangan muluk-muluk dulu podium. Step by step, masuk top 15 atau 10 sudah bagus. Yang penting konsisten agar dunia melihat rider Indonesia mampu bersaing,” katanya.
Langkah Besar Indonesia
Senada, pelatih tim downhill Indonesia Popo Ario Sejati mengungkapkan langkah Mila sebagai sejarah baru.
“Tawaran datang karena prestasi Mila konsisten di level Asia, bahkan sempat masuk 40 besar dunia. Tim Eropa melihat potensi itu dan merekrutnya,” ujar Popo.
Menurut Popo, pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi atlet muda.
“Semoga langkah Mila jadi pelecut semangat. Indonesia punya potensi besar, kesempatan internasional itu nyata adanya. Mila anaknya disiplin, kerja keras, targetnya tinggi, dan punya mental juara. Itu yang membuatnya berbeda,” katanya.
Bergabungnya Milatul Khaqimah dengan Intense Factory Racing menegaskan bahwa atlet Indonesia mampu menembus panggung dunia. Dukungan PB ISSI, kemajuan industri sepeda, serta konsistensi prestasi menjadi kombinasi yang membuka jalan besar bagi rider Tanah Air.
Dengan pencapaian ini, Indonesia resmi menorehkan sejarah baru di cabang downhill. Kehadiran Mila di tim profesional Eropa menjadi bukti bahwa mimpi atlet dari negeri tropis pun bisa meluncur kencang di lintasan-lintasan paling prestisius dunia.
Profil Tim Intense Factory Racing
Intense Factory Racing (IFR) tercatat sebagai tim downhill legendaris yang lahir pada era 1990-an dan dikenal sebagai salah satu pionir balap sepeda gunung dunia. Tim ini pernah melahirkan nama-nama besar seperti Shaun Palmer, Chris Kovarik, Nigel Page, hingga Sam Hill. Selain berkompetisi, IFR juga dikenal sebagai tim pengembang sepeda downhill modern, dengan model Intense M1 yang kerap dipakai di ajang Piala Dunia.
Untuk musim 2025, tim ini bertransformasi menjadi Axess Intense Factory Racing lewat kemitraan dengan Axess UNLTD. Selain Mila, roster tim berisi pembalap elite muda dari Inggris, Norwegia, hingga Kolombia.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5337608/original/053966100_1756940442-WhatsApp_Image_2025-09-03_at_16.33.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)