Bongkar-Bongkar Skuad Manchester City Ala Guardiola: Realistis atau Terlalu Ambisius?

Manchester City belanja besar di bursa transfer 2025. Donnarumma dan Reijnders masuk, sementara Ederson, Gundogan hingga Walker hengkang. Era baru dimulai.

Diperbarui 04 September 2025, 05:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dampaknya, City kini punya skuad dengan energi baru. Meski ada kekhawatiran soal kurangnya pengalaman, pergantian generasi ini diperlukan agar tim tidak terjebak dalam stagnasi. Guardiola ingin menghindari kondisi skuad yang kelelahan secara mental setelah bertahun-tahun bersama.

Transisi ini berlangsung lebih cepat dari rencana jangka panjang. Namun, pesan jelas sudah terlihat: Siklus baru Manchester City resmi dimulai.

Guardiola dan Skuad Baru: Harapan dan Kekhawatiran

Pep Guardiola sempat menegaskan bahwa ia ingin skuad lebih ramping. Menurutnya, terlalu banyak pilihan justru tidak sehat karena membuat pemain internasional berpengalaman hanya jadi penonton.

Eksodus di akhir bursa transfer membantu mewujudkan keinginannya. Kini, Guardiola bisa lebih leluasa merotasi skuad sambil memastikan tiap pemain merasa punya peran penting.

Tijjani Reijnders sejauh ini menjadi rekrutan paling mencolok. Ia tampil mengesankan di Club World Cup dan melanjutkannya di Premier League dengan gol dan assist melawan Wolves. Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri juga membawa warna baru dengan kreativitas dan dribbling mereka.

Namun, Guardiola tahu bahwa kualitas individu saja tidak cukup. Masalah mentalitas dan kerentanan lini belakang masih membayangi City. Inilah yang akan menentukan apakah proyek regenerasi ini berjalan mulus atau tidak.

Target Musim 2025/2026: Realistis atau Terlalu Ambisius?

Dengan skuad baru, City tetap memiliki materi pemain yang kuat. Donnarumma memberi rasa aman di bawah mistar, sementara Reijnders menambah dinamika lini tengah.

Meski begitu, kelemahan di area sayap pertahanan masih terbuka lebar. Lini belakang City rentan ditembus lawan yang cepat, terutama dengan garis pertahanan tinggi khas Guardiola. Premier League yang semakin kompetitif membuat celah itu bisa berakibat fatal.

Jika Guardiola mampu menutup kelemahan tersebut, City tetap berpeluang besar bersaing memperebutkan gelar. Namun, adaptasi para pemain baru butuh waktu, dan itu bisa membuat mereka sedikit tertinggal dalam perburuan juara.

Skuad terkuat City saat ini diprediksi berisi Donnarumma; Nunes, Stones, Gvardiol, Ait-Nouri; Silva, Rodri, Reijnders; Bobb, Haaland, dan Marmoush. Nama-nama baru bercampur dengan bintang lama, simbol era baru di Etihad.

Bursa transfer musim panas 2025 menjadi titik balik Manchester City. Mereka melepas generasi emas yang sudah menua dan membangun pondasi baru dengan energi segar.

Guardiola mendapatkan apa yang ia mau: skuad lebih ramping, pemain muda penuh potensi, dan kepastian di posisi kiper. Namun, risiko juga besar, terutama di lini belakang dan faktor mentalitas.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan