PBVSI Bubarkan Timnas Voli Putra U-21 usai Kejuaraan Dunia: Jadi Momentum Syukur Sekaligus Evaluasi

PBVSI menggelar acara pembubaran untuk timnas voli putra U-21 yang baru saja berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra U-21. Acara ini menjadi momentum syukur sekaligus evaluasi buat skuad setelah finis sebagai peringkat 19 turnamen.

Diperbarui 02 September 2025, 13:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menggelar acara pembubaran untuk Timnas Voli Putra U-21 yang baru saja menyelesaikan Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra U-21 di Jiangmin, China.

Skuad Merah Putih sebelumnya finis sebagai peringkat 19 dari total 24 peserta setelah mengalahkan Thailand dengan skor 3-1 (25-23, 25-13, 20-25, 29-27) di Jiangmen Sports Center, China, Sabtu (30/8/2025) malam WIB.

Meski gagal mencapai target tembus ke 16 besar, hasil ini tetap diparesiasi oleh federasi lantaran Dawuda Alaihimassalam dan kawan-kawan dinilai sudah mencatatkan sejarah dengan tampil di ajang paling bergengsi untuk kelompok umur U-21.

"Kita patut bersyukur. Kalian sudah berjuang dengan segala kemampuan," ujar Ketum PP PBVSI Imam Sudjarwo saat menghadiri pembubaran, sebagaimana dilansir dari keterangan yang diterima Liputan6.com pada Selasa (2/9/2025).

"Ranking 19 dunia bukan sesuatu yang mudah apalagi ini adalah pengalaman pertama kalian di ajang sebesar ini. Yang lebih penting kalian pulang dengan selamat dan penuh semangat untuk terus belajar," tambahnya.

Selaras dengan Ketum PBVSI, Manajer Timnas Voli Putra U-21 Hari Trisnardjo juga menyampaikan rasa bangga atas perjuangan anak asuhnya. Pasalnya, para pemain dinilai telah menunjukkan semangat pantang menyerah di turnamen.

"Mereka sudah menunjukkan semangat pantang menyerah. Walau masih ada banyak yang harus dibenahi, saya yakin generasi ini akan menjadi tulang punggung timnas di masa depan," ujarnya.

Evaluasi PBVSI untuk Timnas U-21

Tak hanya mengapresiasi, PBVSI selaku federasi bola voli Indonesia turut memberi sejumlah poin evaluasi terkait penampilan timnas voli putra U-21 di Kejuaraan Dunia.

Ketum PP PBVSI berharap tim pelatih ke depannya memberi perhatian pada kemampuan penerimaan bola pertama yang dinilai masih lemah sepanjang turnamen.

Dawuda dan kawan-kawan juga diberi pesan agar tidak lengah ketika sedang memimpin. Manajemen fisik dan fokus pun dinilai krusial dalam membentuk tim yang lebih tangguh di masa mendatang.

"Kita perlu benahi receipt. Karena dari situlah alur permainan bisa dibangun. Jika bola pertama tidak stabil maka serangan berikutnya juga tidak maksimal," kata Imam Sudjarwo lagi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Beberapa kali kita kehilangan momentum karena kurang disiplin ketika memimpin. Ini harus menjadi catatan besar. Konsistensi adalah kunci. Jangan puas ketika sudah unggul. Fokus harus dijaga sampai peluit akhir dibunyikan," sambungnya.

Halaman
Show All
Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan