Padel, Olahraga Baru Primadona Kaum Urban yang Bakal Mentas di Olimpiade

Padel menjadi olahraga baru yang perkembangannya begitu pesat di Indonesia. Kebetulan akan dipertandingkan di Olimpiade 2032.

OlehThomas
Diterbitkan 01 September 2025, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kita ingin membesarkan padel ke seluruh pelosok Indonesia. Saya menepati janji saya pada jumpa pers terakhir bila setelah dikukuhkan jadi ketua PBPI akan membuat sirkuit nasional. Ini event pertama yang akan dipertandingkan untuk atlet padel tertinggi di Indonesia," ujar ketua PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita, Jumat (23/5/2025).

Sirkuit padel Indonesia akan menentukan ranking pemain sehingga memudahkan PBPI dalam mencari atlet untuk memperkuat timnas padel di masa mendatang.

"Ajang ini akan menjadi awal dari pencarian kita untuk atlet nasional kita dan akan jadi bagian scouting untuk timnas kita.Ini pakai ranking dan akan memudahkan mencari pemain timnas untuk Kualifikasi Piala Dunia di bulan Oktober," sambung Galih.

Olimpiade 2032 Padel Bakal Dipertandingkan

PBPI mulai bersiap mencari atlet padel handal di Indonesia karena yakin pada Olimpiade 2032 padel akan dipertandingkan secara resmi mengingat masifnya perkembangan olahraga ini di seluruh dunia.

"Insyaallah Olimpiade 2032 padel jadi cabor jadi kita harus mulai kejar ada 7 tahun semoga kami sukses," tutur pria yang juga anggota DPR itu.

Liga padel juga sudah bergulir di Indonesia. Liga Padel 2025 dijadwalkan berlangsung selama 15 minggu. BRImo SIP Padel League 2025 resmi dimulai 20 Juli dengan diikuti 32 komunitas padel.

Padel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran. Liga ini dikhususkan untuk para pemain kategori bronze.

Menpora Senang Padel Makin Berkembang

Pembukaan Liga Padel 2025 di Smash Padel, Jakarta Selatan, dihadiri oleh Menpora Dito. Politikus Partai Golkar itu senang akhirnya ada liga padel. Dito melihat liga padel menjadi wadah yang sempurna untuk komunitas yang tumbuh pesat sehingga nantinya bisa lahir atlet yang akan membela Indonesia di kancah internasional.

"Ya saya sangat senang karena ini liga bentuknya agak serius. Pertama ini dilaksanakan selama 15 minggu, sistem liga, dan yang ikut ada 32 komunitas. Jadi komunitas ini yang banyak awalnya hobi, tapi karena ada liga ini, tingkat ambisiusnya akan tinggi," tutur Dito kepada wartawan.

"Ya pastinya dengan Liga Padel ini federasi bisa melihat potensi kawan-kawan pecinta padel. Karena padel sekarang tak hanya di Indonesia, di dunia ini pergerakannya dangat masif dan cepat. Ini juga seiring dengan federasi dunianya sedang menyiapkan bagaimana bisa masuk ke Olimpiade. Yang saya tahu dari padle internasional sedang fokus untuk meloloskan ke Olimpiade 2032," papar Dito.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan