Mauro Zijlstra dan 3 Srikandi Resmi Jadi WNI, Bisa Segera Bela Timnas Indonesia

Striker FC Volendam, Mauro Zijlstra, resmi menjadi Warga Negara Indonesia bersama tiga pemain diaspora putri lainnya. Ia akan langsung memperkuat timnas senior di FIFA Match Day September.

Diperbarui 29 Agustus 2025, 22:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kabar gembira datang dari dunia sepak bola Indonesia dengan resminya empat talenta diaspora menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Salah satunya adalah striker muda berbakat, Mauro Zijlstra, yang kini berusia 20 tahun.

Bersama tiga pemain putri lain yakni Isabel Kopp (23), Pauline van de Pol (22), dan Isabelle Nottet (22), mereka telah mengucapkan sumpah setia WNI.

Prosesi penting ini berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag, Belanda, pada Jumat (29/8/2025). Pengambilan sumpah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah memberikan kewarganegaraan kepada keempat atlet ini.

PSSI menyambut momen ini sebagai bentuk komitmen kuat negara dalam memperkuat fondasi sepak bola nasional.

Kehadiran para pemain diaspora ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan sepak bola Tanah Air. Mauro Zijlstra sendiri diproyeksikan untuk langsung memperkuat tim nasional senior putra, sementara ketiga srikandi akan menjadi bagian integral dari proyek jangka panjang timnas putri Indonesia.

Peran Mauro Zijlstra di Timnas Senior Indonesia

Mauro Zijlstra, yang sebelumnya diproyeksikan untuk memperkuat tim nasional U-23 Indonesia, kini mendapatkan kesempatan besar untuk langsung bergabung dengan skuad senior. Striker muda ini dijadwalkan akan berlaga di ajang FIFA Match Day pada bulan September mendatang. Dua pertandingan penting menanti, yakni melawan Chinese Taipei pada 5 September dan Lebanon pada 8 September, keduanya akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Keputusan untuk memanggil Mauro Zijlstra ke tim senior diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurut Erick, kehadiran striker FC Volendam ini diharapkan dapat menambal kekuatan lini depan tim Garuda. Hal ini menjadi krusial mengingat striker utama timnas, Ole Romeny, harus absen karena mengalami cedera yang cukup serius.

Erick Thohir menambahkan bahwa Mauro Zijlstra diberikan kesempatan untuk menjalani trial atau uji coba bersama tim senior. Posisi Mauro sebagai seorang striker murni sangat dibutuhkan oleh timnas Indonesia saat ini. Kebutuhan akan penyerang tajam menjadi alasan utama PSSI memberikan kepercayaan kepada Mauro untuk menunjukkan kemampuannya di level tertinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tidak hanya timnas putra, sektor sepak bola putri Indonesia juga mendapatkan suntikan kekuatan baru dengan naturalisasi tiga srikandi diaspora. Isabel Kopp, Pauline van de Pol, dan Isabelle Nottet, setelah resmi menjadi WNI, akan menjadi bagian integral dari proyek jangka panjang tim nasional putri Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan mampu mempercepat pencapaian target-target ambisius yang telah ditetapkan. Proyek jangka panjang timnas putri ini memiliki visi yang sangat jelas dan terukur. Salah satu target utamanya adalah menembus peringkat 50 besar dunia dalam ranking FIFA. Selain itu, timnas putri juga berambisi untuk masuk dalam jajaran 10 besar tim terbaik di kawasan Asia. Target ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam mengembangkan sepak bola putri di Tanah Air. Lebih jauh, visi tersebut mencakup partisipasi reguler di turnamen bergengsi seperti AFC Women’s Asian Cup, dengan target untuk selalu lolos ke putaran final. Puncak dari ambisi ini adalah tampil di panggung dunia, yakni FIFA Women’s World Cup pada tahun 2035. Dengan dukungan talenta diaspora, mimpi ini diharapkan dapat terwujud.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan