Drama di Blundell Park: Penalti Cunha dan Mbeumo Justru Bikin Man United Gugur Lawan Grimsby

Manchester United tersingkir tragis dari EFL Cup 2025/2026 usai kalah adu penalti 12-11 dari Grimsby Town. Dua pemain anyar, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, gagal mengeksekusi penalti di momen krusial.

Diperbarui 28 Agustus 2025, 11:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tekanan Mental Dua Rekrutan Baru

Penunjukan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo sebagai eksekutor penalti krusial bukanlah tanpa alasan. Keduanya merupakan pemain anyar yang diharapkan memberi kontribusi penting di lini depan. Cunha memiliki pengalaman sebagai penyerang, sementara Mbeumo hadir untuk menambah kekuatan ofensif.

Sepanjang laga, Cunha tampil agresif dengan enam percobaan tembakan. Namun hanya satu yang tepat sasaran, dan ketika menjadi algojo, sepakannya justru mampu diantisipasi kiper lawan. Kegagalan ini menunjukkan betapa tekanan besar dapat memengaruhi konsistensi pemain di momen krusial.

Mbeumo sempat menjadi penyelamat tim dengan gol penyama kedudukan. Tetapi, di babak penalti, tendangannya ke arah gawang justru mengenai mistar. Kesalahan itu menjadi titik akhir perjuangan Manchester United di turnamen ini.

Kegagalan dua pemain baru tersebut menegaskan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi situasi adu penalti. Tidak hanya keterampilan menendang, tapi juga daya tahan menghadapi sorotan publik dan tekanan momen penentu. Ekspektasi besar pada pemain anyar seringkali berbenturan dengan realita, dan dalam kasus ini, Manchester United harus membayar mahal.

Klasemen Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan