Negosiasi Liverpool dengan Alexander Isak dan Newcastle United Makin Rumit, Arne Slot: Bisnis Tetaplah Bisnis

Jelang pertandingan antara Newcastle United melawan Liverpool, manajer The Reds, Arne Slot turut bersimpati pada Eddie Howe terkait rumitnya situasi antara The Magpies dengan penyerang andalan mereka, Alexander Isak. Meski begitu, pelatih asal Belanda itu menyebut bahwa situasi tersebut adalah hal yang normal dalam sepak bola.

Diterbitkan 25 Agustus 2025, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Newcastle United akan menjalani laga pekan kedua di Premier League dengan menghadapi Liverpool, Selasa (26/08/2025) dini hari. Pertandingan yang akan digelar di Saint James' Park akan jadi duel panas antara dua tim Inggris tersebut.

Bukan karena rivalitas, namun kedua klub ini sedang dalam diskusi sengit soal situasi penyerang andalan The Magpies, Alexander Isak. Pemain berusia 25 tahun tersebut sedang digantung ketidakpastian soal masa depannya bersama Newcastle.

"Secara luas, saya bersimpati pada (situasi) Eddie Howe karena dia adalah manusia yang hebat," ujar juru taktik The Reds, Arne Slot pada konferensi pers pra laga kontra The Magpies.

Eddie Howe yang telah menangani Newcastle sejak musim 2021/2022 tersebut sedang mengalami krisis striker dalam skuadnya. Ia juga memastikan bahwa Isak tak akan tersedia pada laga menjamu Liverpool.

Dengan jendela transfer yang akan berakhir dalam seminggu ke depan, baik Newcastle, Liverpool, dan Isak sedang diburu waktu untuk menemukan solusi terbaik. Situasi ini diyakini akan berlanjut sampai hari penutupan bursa transfer.

Arne Slot Bersimpati pada Eddie Howe

Sebagai sesama pelatih, tentunya mudah untuk dapat memahami kondisi sulit yang sedang menimpa suatu tim. Oleh karena itu, Slot mengaku bisa mengerti situasi sulit yang sedang dialami pelatih The Magpies, Eddie Howe.

"Mungkin bukan suatu kebetulan saya berkirim pesan dengannya karena menurut saya dia adalah rekan kerja yang sangat baik, jujur, dan sopan," jelas Slot.

Alexander Isak sendiri sudah berada di ambang pintu keluar Newcastle. Tawaran pertama Liverpool sebesar 120 juta pounds yang ditolak oleh Newcastle diyakini murni karena mereka belum menemukan pengganti sang penyerang.

Bisnis Tetaplah Bisnis

Walaupun mengakui bahwa situasi yang terjadi antara Newcastle dan Isak terbilang rumit, Slot sendiri tahu bahwa Howe punya pemain-pemain yang dapat diandalkan untuk menambal lubang di lini depan.

"Saya tidak perlu bersimpati pada manajer yang masih bisa memiliki ketersediaan (Anthony) Gordon, (Jacob) Murphy, (Anthony) Elanga, (Harvey) Barnes," ucap Slot. "Anda tidak perlu bersimpati pada manajer yang memiliki begitu banyak pemain bagus di skuadnya."

Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut meyakini persoalan kompleks ini dapat diatasi oleh The Magpies secepatnya. Terlebih, tawaran yang diajukan oleh The Reds telah memecahkan rekor transfer di tanah Inggris.

Sepenuhnya Fokus pada Laga Kontra Newcastle

Tidak ingin anak asuhnya terbuai dengan faktor eksternal, Slot menyatakan bahwa anak asuhnya benar-benar fokus pada laga kontra The Magpies.

"Hal utama yang harus kita waspadai adalah gelandang mereka, lini terakhir mereka, dan tiga penyerang mereka," tegas Slot. "

Pada pertemuan terakhir, Liverpool harus takluk oleh Newcastle pada Final Piala Liga musim 2024/2025. The Magpies berhasil keluar sebagai juara lewat gol dari Dan Burn dan Alexander Isak.

Pasukan Arne Slot sendiri membawa misi untuk mempertahankan gelar Liga Inggris dan meraih menyapu bersih dua laga pertama musim 2025/2026 dengan kemenangan. Meski begitu, diyakini atmosfer Saint James' Park akan jauh lebih panas dari biasanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Thibaut Courtois Beri Dukungan untuk Senne Lammens Usai Blunder di Debut Piala Dunia

Deniz Akbar, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan