Drama Alexander Isak dan Gagal di Bursa Transfer, Newcastle Memulai Musim dengan Tanda Tanya

Newcastle memulai musim 2024/2025 dengan modal trofi dan tiket Liga Champions, namun drama Alexander Isak mengancam kestabilan tim.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Komposisi Skuad dan Tantangan Taktis

Skuad Newcastle memiliki banyak kekuatan, terutama di lini tengah dengan Sandro Tonali, Bruno Guimaraes, dan Joelinton. Namun cedera Joe Willock dan kepindahan Sean Longstaff ke Leeds membuat kedalaman sektor ini menipis. Lewis Miley menjadi opsi darurat yang mulai kembali bugar.

Lini belakang cukup solid dengan pilihan seperti Kieran Trippier, Lewis Hall, Tino Livramento, Dan Burn, Sven Botman, dan Fabian Schar. Posisi kiper pun aman berkat Ramsdale dan Nick Pope. Sayangnya, posisi bek tengah kanan dan striker utama masih butuh pelapis berkualitas.

Laga pramusim melawan Espanyol dan Atletico Madrid memperlihatkan keseimbangan antara kekuatan dan kelemahan tim. Elanga tampil menjanjikan di sayap kanan, namun ia tetap membutuhkan target man yang tajam di kotak penalti.

Masa Depan Isak dan Pesan untuk Tim

Howe berada dalam situasi sulit terkait masa depan Isak. Menjualnya bisa memberi dana besar untuk belanja pemain, tetapi juga berisiko mengirim pesan negatif ke skuad: Bahwa pemain bisa memaksa pindah dengan mudah.

Di sisi lain, mempertahankan Isak berarti Howe harus menemukan cara untuk memulihkan hubungan dan memotivasi sang striker. Tanpa itu, keharmonisan tim yang selama ini menjadi kekuatan utama Newcastle bisa terganggu.

Kontras antara Isak yang ingin pergi dengan Elanga dan Ramsdale yang penuh semangat memperkuat Newcastle menjadi simbol dilema klub. Howe harus memastikan bahwa atmosfer positif tetap terjaga, apapun keputusan akhir terkait Isak.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan