Menanti Magis Jack Grealish di Everton: Dari Bintang Aston Villa hingga Dibuang Pep Guardiola

Karier Jack Grealish seakan tak menemui titik terang. Terkini, ia baru saja dipinjamkan ke sesama klub Premier League, Everton setelah Pep Guardiola memberi sinyal bahwa waktunya di Manchester City telah usai.

Diterbitkan 15 Agustus 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang Manchester City, Jack Grealish baru saja merampungkan proses transfernya menuju salah satu klub Inggris lainnya, Everton. Ia bergabung bersama The Toffees dengan status pinjaman selama satu musim.

Juru taktik The Citizens, Pep Guardiola mengatakan bahwa karier pesepakbola berumur 29 tahun tersebut telah sampai pada titik akhir di Etihad. Maka, berlabuh ke Everton adalah opsi terbaik bagi karirnya saat ini.

“Saya sangat gembira bisa menandatangani kontrak dengan Everton,” ungkap Grealish pada hari perkenalannya bersama The Toffees. “Ini sangat berarti bagi saya, jujur saja.”

Grealish diharapkan mampu mencapai performa terbaiknya seperti saat ia baru bergabung dengan The Citizens pada musim 2021/2022, di mana pada saat itu ia ditebus dari Aston Villa dengan mahar fantastis sebesar 100 juta pounds.

Pemain berkebangsaan Inggris tersebut akan mengenakan nomor punggung 18 di Everton. Nomor tersebut juga pernah dikenakan oleh Wayne Rooney, seorang legenda Tim Nasional Inggris.

Sempat Jadi Pemain Inggris Termahal

Musim 2020/2021 adalah momen di mana karier sepak bola Grealish melejit bersama Aston Villa. Padahal, ia bukanlah pilihan utama The Villans pada musim sebelumnya dan malah dipinjamkan ke klub divisi bawah Inggris, Notts County.

Pada musim cemerlangnya di Villa Park, Grealish total mencatatkan 7 gol dan 10 assists dalam 27 penampilannya di seluruh kompetisi. Angka tersebut terbilang tinggi mengingat Aston Villa bukanlah tim papan atas pada masa tersebut.

“Itu (ketertarikan datang) pertama kali (saat) aku melihatnya bermain,” terang Guardiola saat ditanya soal alasannya merekrut pemain kelahiran Birmingham, Inggris tersebut.

Grealish sempat jadi pemain Inggris termahal sepanjang sejarah saat berhasil diboyong oleh Manchester City ke Etihad. Ia juga merupakan pemain Inggris pertama yang nilai transfernya menyentuh 100 juta pounds.

Kalah Saing dengan Para Sayap The Citizens

Saat ini, City memiliki total 5 pemain yang berposisi sebagai sayap. Salah satu di antara pemain tersebut merupakan nama baru yang didatangkan pada awal bursa transfer musim panas ini, Rayan Cherki.

Dengan banyaknya nama-nama di posisi yang sama, Guardiola mesti memutuskan siapa yang akan jadi opsi utamanya di musim mendatang. Pada akhirnya, pelatih asal Spanyol tersebut memilih untuk menepikan Grealish dari skuadnya.

"Saya ingin Jack dari musim treble (2022/2023)," jelas Guardiola saat ditanyai alasannya tak memilih Grealish untuk bertahan.

The Citizens sendiri terlihat sudah padu dengan pemain-pemain yang mereka miliki saat ini. Mereka dinilai siap untuk memulai musim baru yang akan berlangsung pada Sabtu (16/08/2025).

Momentum untuk Kembali ke Performa Terbaik

Bermain untuk Everton tentunya dapat jadi motivasi tambahan bagi Grealish. Ia berpeluang mendapatkan menit bermain yang lebih banyak untuk mengembalikan performanya seperti sedia kala.

“Begitu saya berbicara dengan sang manajer (Everton), saya tahu hanya ada satu tempat yang ingin saya kunjungi,” ucap Grealish soal alasannya memilih The Toffees sebagai destinasi karier berikutnya.

Lebih lagi, Piala Dunia akan digelar pada tahun 2026 mendatang. Tentunya, Grealish perlu dengan segera membuktikan bahwa dirinya layak mengunci satu tiket di skuad Three Lions pada ajang empat tahunan tersebut.

Apabila sudah tersedia dari pekan pertama Liga Inggris, Grealish akan memulai petualangannya bersama Everton dengan menghadapi Leeds United pada Selasa (19/08/2025) dini hari.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Deniz Akbar, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan