Catatan-catatan Menarik Timnas Indonesia U-17 vs Tajikistan: Indonesia Gagal Menang Gara-gara Mistar Gawang

Pertandingan Timnas Indonesia U-17 kontra Tajikistan U-17 di ajang Piala Kemerdekaan 2025 pada hari Selasa (12/08/2025) memunculkan sejumlah catatan menarik.

Diperbarui 12 Agustus 2025, 22:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sepak Pojok Tajikistan Langsung Mengancam Gawang Dafa

Di menit ke-55, Tajikistan mendapatkan kesempatan dari tendangan sudut sisi kiri. Eksekutor mereka memilih opsi tak biasa.

Alih-alih mengirim bola ke tengah, ia menendang langsung mengarah ke gawang. Bola mengancam masuk tanpa tersentuh.

Untungnya, Dafa Al Gasemi sigap menepis bola tersebut. Peluang emas Tajikistan pun sirna.

Tembakan Putu Panji Hampir Getarkan Gawang Tajikistan

Menit ke-60, Indonesia U-17 mendapatkan lemparan ke dalam di sisi kiri. Fabio Azkairawan melepaskan lemparan panjang ke tiang dekat.

Terjadi kemelut di depan gawang lawan. Bola liar jatuh ke kaki Putu Panji.

Putu melepaskan sepakan kaki kanan ke arah gawang. Sayangnya bola melenceng tipis ke sisi kanan.

Ketegangan di Tengah Lapangan

Menit ke-63, serangan balik Indonesia U-17 dihentikan di area tengah. Wasit meniup peluit tanda pelanggaran.

Usai peluit, terjadi adu mulut antara Fabio Azkairawan dan Rozykov Mehrojidin. Keduanya bahkan sempat beradu kepala.

Fabio terjatuh dan situasi memanas antar pemain. Wasit cepat melerai dan memberi kartu kuning kepada pemain Tajikistan.

Solo Run Nazriev Bikin Repot Pertahanan Indonesia

Menit ke-77, umpan panjang dari tengah lapangan mengarah ke Nazriev Muhammad. Pemain bernomor punggung 7 itu bergerak dari halfspace kiri.

Nazriev melakukan solo run mengacak-acak lini belakang Indonesia U-17. Tiga pemain coba menghentikannya namun gagal.

Beruntung, tembakan Nazriev masih nyangkut di salah satu bek Indonesia dan Dafa dengan mudah menangkap bola. Gawang Indonesia selamat dari kebobolan.

Mistar Gawang Gagalkan Gol Kemenangan Indonesia

Memasuki injury time menit 90+6, Indonesia U-17 menekan pertahanan lawan. Mereka mendapatkan sepak pojok usai tendangan bebas Fandy ditepis kiper.

Putu Panji menyambut bola di kotak penalti dengan tendanganya. Arah bola sudah tepat menuju gawang.

Namun mimpi gol kemenangan pupus karena bola membentur mistar. Skor imbang pun bertahan hingga akhir laga.

Gestur Hormat untuk Pelatih Tajikistan

Setelah peluit panjang, pemain Indonesia U-17 menyalami para pemain dan ofisial Tajikistan. Mereka juga memberi salam pada wasit.

Namun sebelum kembali ke bangku cadangan, mereka bergerak ke bench lawan. Tujuannya adalah menemui pelatih Tajikistan, Tilloev Ruslan.

Di tepi lapangan, semua pemain Indonesia bergantian menyalami sang pelatih. Gestur ini menjadi penutup manis laga yang cukup intens tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan