Luka Modric: Pemain Elite, Motor Permainan, Pengatur Tempo, dan Pemimpin di Lapangan

Angka-angka statistik membuktikan bahwa performanya belum menurun, bahkan mungkin semakin matang. Modric tetap menjadi motor permainan, pengatur tempo, dan pemimpin di lapangan—baik di klub maupun tim nasional. Ia adalah seorang pemain elite.

Diperbarui 06 Agustus 2025, 11:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pemimpin Kroasia yang Tak Pernah Lelah

Di Timnas Kroasia, Modric tak hanya bersinar—ia memimpin. Ia membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 dan posisi ketiga pada 2022, serta final UEFA Nations League 2023.

Ia adalah pemain dengan caps terbanyak Kroasia, pencetak gol tertua di Euro, dan pemenang penghargaan Pemain Terbaik Kroasia sebanyak 13 kali. Modric menjadi simbol generasi emas Kroasia yang menolak menyerah.

Statistiknya pun mencolok, seperti saat melawan Polandia, di mana ia mencatat 136 sentuhan, 99/105 umpan sukses, dan 5 peluang tercipta. Lawan Maroko di Piala Dunia 2022, ia membukukan 100% umpan panjang sukses dan 93% akurasi umpan secara keseluruhan.

Betapa Beruntungnya AC Milan

Kesuksesan mendatangkan Modric adalah sebuah keberuntungan bagi Milan. Mereka mendapat pemain dengan mental juara, pengalaman segudang, dan performa yang masih kelas dunia.

Bagi sepak bola, Modric adalah warisan hidup tentang dedikasi, teknik, dan kecerdasan bermain. Usianya hanyalah angka karena kontribusinya masih relevan di level tertinggi.

Luka Modric adalah seorang pemain elite. Ia juga pengingat bahwa kelas sejati tak lekang oleh waktu. Kini, Milan mendapat kehormatan menjadi panggung baru sang maestro.

Sumber: Sempre Milan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan